Suara Korban Lumpur Jadi Rebutan Calon Bupati Sidoarjo

TEMPO Interaktif, Sidoarjo - Bekas ketua Dewan Perwakilan Rakyat daerah Kabupaten Sidoarjo, Jalaludin Alham mendaftarkan diri menjadi bakal calon Bupati. Sebelumnya, Direktur operasional PT Minarak Lapindo Jaya, Bambang Prasetyo Widodo mendaftar melalui Partai Golkar. Puluhan orang melakukan pawai mendukung pencalonannya mendatangi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kabupaten Sidoarjo, Perumahan Magersari Indah No 23 Sidoarjo, Jumat (5/2).

"Sidoarjo perlu perubahan," katanya Jalaludin sambil memasukkan berkas pendaftaran sebagai calon Bupati Sidoarjo. Sebelum mendaftarkan diri, Jalaludin yang juga anggota dewan Provinsi Jawa Timur ini meninjau kawasan tanggul lumpur Lapindo. Bersama dengan pendukungnya, mereka menggelar doa bersama. Mereka mendoakan agar korban lumpur segera terlepas dari segala persoalan sosial yang dialaminya.

Koordinator korban lumpur Lapindo di perumahan tanggulangin sejahtera I, Koes Sulassono meminta agar calon Bupati Sidoarjo memperhatikan nasibnya. Terutama menyelesaikan persoalan pembayaran ganti rugi lahan yang hingga kini tak ada kejelasan. Menurutnya, pembayaran angsuran setiap bulan selalu terlambat. "Januari di bayar Februari, pembayaran Februari gak jelas," katanya.

Ia meminta agar penderitaan korban lumpur tak dipolitisi untuk kepentingan jabatan tertentu. Koes secara tegas meminta agar korban lumpur jangan diseret ke politik praktis. Mengenai pilihan calon Bupati, ia menyerahkan sepenuhnya kepada korban lumpur untuk menentukan calon bupati yang dianggapnya paling baik.

Secara pribadi, ia menilai Direktur operasional PT Minarak Lapindo Jaya, Bambang Prasetyo Widodo yang mencalonkan diri melalui Partai Golkar kurang pantas memimpin Sidoarjo. Alasannya, selama ini Bambang dianggap gagal menyelesaikan persoalan ganti rugi lahan. "Menyelesaikan korban lumpur gak bisa apakah mampu memimpin Sidoarjo," katanya.

 

EKO WIDIANTO

  • Share on Facebook
  • Send
  • Print
Topik :

Komentar (2)

    Selamat berjuang Pak... buktikan ke masyarakat bahwa anda tidak seperti yang diomongin diatas.
    Anda adalah profesional yang akan membenahi Sidoarjo, yang omong jelek cuma beberapa orang saja lebih banyak yang mendukung, hidup sidoarjo

    Mudah2an rakyat korban lumpur Lapindo sadar bahwa mereka hanya dibutuhkan saat pilkada, tapi tidak akan pernah diperjuangkan nasibnya. Aneh, Direktur Minarak Lapindo Jaya ikut mendaftar jadi calon, padahal jelas2 perusahaan tersebut hanya menebar janji2 palsu kepada rakyat. Gimana kalau jadi Bupati ?

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan