|
Warga Sesetan Ciuman Massal
Jum'at, 31 Maret 2006 | 16:27 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar: Sehari setelah hari raya Nyepi, hari ini umat Hindu di Banjar Kaja Sesetan, Denpasar, Bali, menggelar ritual unik: ciuman massal atau omed-omedan. "Kalau ada adegan ciuman pun, semua masih dalam batas kewajaran," kata Wayan Suparta Yasa, 23 tahun, seorang peserta.
Acara diikuti puluhan muda-mudi ini dilakukan di Jalan Raya Sesetan. Omed-omedan adalah acara rutin tahunan sehari setelah Nyepi atau hari Ngembak Geni. Ritual itu diwariskan sejak 1900-an dan hanya di Banjar Sesetan. Warga yakin jika ritual tak digelar, selama setahun berkah Sang Dewata tak mengucur dan musibah akan menimpa.
Di awal acara, sekitar 30 pemuda (sekaha teruna) dipisahkan dari pemudi (sekaha teruni), dengan jumlah yang sama, dalam jarak sekitar 100 meter. Aba-aba diberikan oleh sejumlah petugas adat dengan meniup peluit. Kemudian kedua kelompok saling berlari menghampiri untuk berciuman secara bergantian.
Rofiqi Hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|