|
Mahasiswa Warmadewa Tolak Kenaikan Biaya Kuliah
Senin, 10 Juli 2006 | 12:35 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Puluhan mahasiswa Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Senin pagi tadi unjuk rasa menolak kenaikan sumbangan penyelengaraan pendidikan (SPP) dan biaya satuan kredit semester (SKS). Mereka menganggap kenaikan tersebut memberatkan mahasiswa kebanyakan.
Aksi demo berlangsung di depan gedung rektorat dengan membentangkan spanduk bertuliskan Tolak Kenaikan SPP dan SKS. "Kami tak diajak bicara. Padahal kami yang menghidupi kampus ini," teriak Heno Sowa yang menjadi koordinator aksi. Kenaikan dianggap sebagai kebijakan sepihak tanpa melibatkan mahasiswa dalam pengambilan keputusan.
Besaran kenaikan berkisar Rp 100 ribu. Adapun biaya SKS untuk setiap mata kuliah adalah Rp 5 ribu per semester. "Kami meminta kenaikan itu ditinjau ulang," kata Sowa.
Menurut Sowa, kenaikan biaya selama ini tidak diimbangi peningkatan kualitas fasilitas kampus, tidak transparan, dan tidak efisien. Usai menyampaikan aspirasi, mahasiswa membubarkan diri.
Pembantu Rektor II Universitas Warmadewa, Wayan Gde Merta, membantah keputusan kenaikan biaya kuliah diambil secara sepihak. Menurutnya, pembicaraan sudah berlangsung sejak Mei termasuk dengan perwakilan mahasiswa. Dia memaklumi ada mahasiswa yang tidak puas. "Samalah dengan kenaikan harga bahan bakar minyak oleh pemerintah, ada yang tidak suka," katanya.
Rofiqi Hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|