|
Pengecer Togel Ditangkap, Polda Bali Didemo
Kamis, 23 Agustus 2007 | 15:55 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar: Sekitar 25 warga Karangasem, Kamis (23/8), menggelar aksi unjuk rasa di Markas Polisi Daerah Bali di Denpasar. Mereka memprotes penangkapan bandar togel yang dinilai menerapkan tebang pilih. “Kenapa hanya pengecer dan pengepul yang ditangkap. bandarnya justru dibiarkan lolos,” kata Wayan Danes yang memimpin aksi itu.
Wayan cukup berkepentingan dengan penangakapan bandar judi itu sebab salah satu adiknya, I Wayan Salip, turut digiring polisi. “Silahkan adik saya dihukum setimpal dengan perbuatannya. Tapi bandar besar juga harus ditangkap,” katanya
Karena sikap pilih kasih itu, warga menuding polisi berkonspirasi dengan bandar judi. “Bahkan ada bandar yang rumahnya hanya 200 meter dari kantor polisi, tetapi tidak ditangakap,” kata satu pengunjuk rasa.
Juru bicara Polda Kombes Pol AS Reniban membantah tudingan itu. Menurut dia, dalam penegakan hukum polisi selalu dilandasi bukti-bukti. Alat bukti itulah yang saat ini tengah dikumpulkan polisi. “Jadi mulai dari pengecer, kemudian pengepul dan selanjutnya sampai ke bandar,” katanya. Rofiqi Hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|