Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Mahasiswa Malaysia di Bali Tidak Terpengaruh Unjuk Rasa
Sabtu, 01 September 2007 | 08:29 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar: Aksi unjuk rasa menyusul pemukulan wasit karate asal Indonesia oleh empat anggota Polisi Diraja Malaysia tidak mempengaruhi kehidupan mahasiswa asal Malaysia di Denpasar. Mereka tetap merasa nyaman bergaul dengan warga Indonesia di sekitar tempat tinggal mereka.

“Itu urusan politik dua bangsa. Kami sebagai masyarakat biasa tidak terkait dengan masalah itu,” kata Guna Nesan, Ketua Persatuan Kebangsaan Pelajar Malaysia di Indonesia sawangan (wilayah) Bali. ”Di sini kami aman-aman saja," kata mahasiswa semester tujuh di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar ini kepada Tempo pada Sabtu (1/9).

Jumlah mahasiswa asal Malaysia yang belajar di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini sekitar 300 orang. Orangtua mahasiswa itu sering menelpon dan menanyakan kondisi mereka di Indonesia.

Guna berharap dampak pemukulan Polisi Diraja Malaysia terhadap wasit karate asal Indonesia segera diselesaikan secara damai antara pemimpin kedua negara. ”Antara tetangga pasti banyak masalah. Tapi, juga selalu lebih mudah diselesaikan,” katanya. Rofiqi Hasan

Dari Arsip Majalah TEMPO
TNI Pasca- Ambalat | 28 Maret 2005
Memilih Jalan Damai | 21 Maret 2005
Wilayah Maritim Tidak Ditentukan oleh Lobi Perusahaan Minyak | 14 Maret 2005
Malaysia Tak Bersikap sebagai Tetangga Baik | 14 Maret 2005
Tsunami Lebih Ramai | 14 Maret 2005
Ganyang Malaysia, Selamatkan Siti Nurhaliza | 14 Maret 2005
Memburu Emas Hitam | 14 Maret 2005
Datuk, di Laut Kita Adu gertak | 14 Maret 2005
Adu Gertak di Ambalat | 14 Maret 2005
Stambul Ambalat | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Perdana Menteri Malaysia Meminta Maaf Kepada Indonesia
Ratusan Karateka Demo Kantor Konsulat Malaysia di Medan
Penembak di Serawak Belum Pasti Warga Indonesia
Menhan: Malaysia 38 Kali Langgar Tapal Batas
Pemerintah Diminta Tegas terhadap Malaysia
Malaysia-Singapura Kurangi Asap Sumatera
Presiden Harapkan Kerja Sama Lebih Erat Dengan Malaysia
PM Malaysia Terima Penghargaan dari Indonesia
Malaysia Tawarkan Kerja Sama Peternakan
Presiden Terima Yang Dipertuan Agong Malaysia
> selengkapnya...

Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Kemarahan Setelah Pengeroyokan
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
Perimbangan Kekuatan Indonesia-Malaysia
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106703 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< September,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data