|
Ribuan Ikan Mati Terdampar di Kuta
Selasa, 20 November 2007 | 13:21 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar: Bau amis menyengat di sepanjang Pantai Kuta, Denpasar pada Selasa (20/11). Pemicunya ribuan ikan lemuru mati dan terdampar di sepanjang pantai. Sebagian ikan mengapung di perairan.
Menurut Ketua Satuan Tugas Pantai Kuta, AA Ngurah, ikan-ikan itu ditemukan sejak Senin malam. “Langsung kami kumpulkan dan kami kubur dengan bantuan pedagang,” katanya. Warga Kuta ini mengaku tidak terkejut karena kejadian ini terulang saat pergantian musim.
Menurut Kepala Dinas Perikanan Bali Ida Bagus Wisnawa Manuaba, kejadian ini merupakan peristiwa alam yang bersifat periodik dan terjadi setiap 4-5 tahun. Namun, untuk memperjelas penyebab kematian ikan pihaknya akan meminta penjelasan Balai Penelitian Air dan Kelautan di Perancak Jembrana.
Kejadian itu sendiri biasanya terjadi di pesisir selatan Bali. Secara teoritis kematian ikan terjadi karena arus air di bawah laut menyebabkan terbawanya nutrisi dalam jumlah besar dari lautan Pasifik menuju samudera Hindia melewati perairan di Kalimantan, Maluku, dan perairan Papua.
Hal itu pada gilirannya menyebabkan ledakan plankton dalam jumlah besar di kawasan pantai selatan Bali. Sebagian plankton itu mati dan mempengaruhi kondisi kimiawi air sehingga air berubah menjadi beracun.
Kondisi pantai yang beraroma amis ini menyebabkan para wisatawan lebih banyak berjemur di tepi pantai daripada bermain di dalam air. “Ini kurang baik tapi tidak berbahaya,” kata Alfred Boer, turis asal Belanda. Rofiqi Hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|