Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Negara Kaya Didesak Tingkatkan Dana Adaptasi Perubahan Iklim
Rabu, 05 Desember 2007 | 08:37 WIB

TEMPO Interaktif, Nusa Dua:
Negara-negara kaya didesak untuk meningkatkan penyaluran dana adaptasi untuk perubahan iklim bagi negara-negara miskin.

Menurut LSM Internasional Oxfam, saat ini mereka hanya mengalokasikan dana sebesar US$ 67 juta kepada the Least Developed Countries Fund (LDCF). Angka tersebut lebih kecil dari dana yang dibelanjakan orang Amerika untuk membeli losion pelindung matahari selama satu bulan.

”Angka itu sangat menghina,” kata aktivis Oxfam Charlotte Sterrett di sela-sela Konferensi Perubahan Iklim di Nusa Dua Bali. “Ini bukan sekedar bantuan, ini tentang bagaimana negara-negara kaya yang melakukan pencemaran bertanggungjawab menutupi kerugian yang dialami oleh mereka yang sangat rentan," ujarnya tegas.

Oxfam memperkirakan paling sedikit dana sebesar US$ 1-2 miliar harus segera disalurkan sekarang juga untuk kebutuhan adaptasi yang dilaksanakan negara-negara berkembang.

Laporan yang disusun Oxfam menggarisbawahi ketidakadilan yang dialami negara-negara miskin yang telah membayar dampak pembangunan industrial yang dilakukan negara-negara maju. Masyarakat yang rentan terhadap dampak itu telah menderita karena kekurangan air dan makanan, didera kemiskinan yang semakin parah karena perubahan cuaca yang tidak menentu yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Rofiqi Hasan





INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kain Batik Hiasi Arena UNCFCC
Indonesia Telah Belanjakan US$ 3 Juta untuk Pertemuan Bali
Nelayan dan Petani Bali Tak Siap Hadapi Perubahan Iklim
Sekjen PBB dan PM Australia Akan Hadiri Konferensi UNFCCC
2,6 Miliar Manusia Terkena Dampak Perubahan Iklim
Emil Salim: Kepentingan Ekonomi Merusak Lingkungan
Akibat Perubahan Iklim Kemiskinan Meningkat
Jakarta Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Jakarta Berawan dengan Hujan Ringan
PBB Gelar Workshop Perubahan Iklim
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112904 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data