|
Sepasang Kekasih Tewas Tertimbun Longsor
Rabu, 26 Desember 2007 | 14:48 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Hujan deras yang mengguyur Bali selama dua hari berturut-turut mulai menelan korban. Sepasang kekasih hari ini ditemukan tewas di sebuah rumah yang tertimbun longsor di Banjar Tengah, Tegal Alang, Ubud Gianyar.
Keduanya, Gde Sukayasa (26) dan Ni Komang Martini (25), bekerja sebagai perajin tanah liat. Menurut salah satu warga, Luh Sujastini, kejadian longsor baru diketahui tadi pagi karena rumah yang ditinggali pasangan itu agak jauh dari perkampungan warga.
”Kemungkinan longsornya tadi malam. Tapi warga tidak mendengar karena hanya di lokasi itu,” sebutnya. Mayat Gde Sukayasa kemudian dibawa ke kampungnya di Kubu Tambahan, Singaraja. Sedang mayat Komang Martini akan diabenkan di desa tempat kejadian.
Bupati Gianyar AA Bharata yang meninjau lokasi langsung menyerahkan bantuan berupa uang tunai Rp 3 juta kepada keluarga korban pria. Sedang keluarga Martini akan dibantu untuk biaya pengabenan. Bharata meminta warga untuk mewaspadai tempat-tempat yang rawan longsor dan terkena musibah lainnya di musim hujan ini.
Selain tanah longsor, di Gianyar juga sempat terjadi angin ribut yang membuat sejumlah pohon bertumbangan, seperti pohon tumbang di Monkey Forest Ubud yang menimpa sebuah kafe.
Sementara di Denpasar dua rumah juga mengalami kerusakan karena terjadinya longsor, tepatnya di Banjar Cengkilung, Peguyangan Kangin. Air menggerus tanah sebuah rumah yang sedang dalam tahap pembangunan dan menyebabkan ambruk menimpa rumah lainnya. Tidak ada kroban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi pemilik rumah Cok Ngurah Raka Utama mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Menurut BMG Wilayah III Bali, curah hujan tinggi masih akan mengguyur dalam beberapa hari ke depan. Kepala Bidang Data dan Informasi, H Sutrino, mengatakan, dari pantauan citra satelit, kondisi itu dipicu pergerakan angin dari arah selatan menuju barat laut dengan kecepatan 8-18 knot. Akibatnya timbul konvergensi di Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara.
Rofiqi Hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|