Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pariwisata Bali Dinilai Dekati Titik Jenuh
Jum'at, 28 Maret 2008 | 14:22 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar:Mantan Menteri Pariwisata Gde Ardika menilai pariwisata Bali saat ini sudah mendekati titik jenuh. Hal itu disebabkan kurangnya variasi obyek wisata dan model pengelolaannya.

Ardika menyampaikan hal itu dalam Workhsop Pengelolaan Obyek Wisata yang digelar Dinas Pariwisata Bali hari ini. “Setiap obyek mempunyai siklus hidupnya. Tanpa kreativitas, usianya akan makin cepat habis,” tegasnya. Kondisi itu menjadi tantangan bagi kalangan industri pengelola pariwisata.

Kondisi Bali itu, menurutnya, diperburuk oleh kecenderungan over built up pembangunan infrastruktur pariwisata. Obyek wisata maupun alam Bali menjadi tertutupi oleh bangunan-bangunan, khususnya bangunan rumah toko (ruko). Keindahan pulau ini makin sulit dinikmati oleh turis. Apalagi di jalan-jalan banyak ditemukan baliho-baliho besar iklan produk tertentu. Menurutnya, diperlukan penataan ulang agar kepentingan bisnis menyatu dengan pariwisata.

Menanggapai penilaian itu, Kepala Dinas Pariwisata Gde Nurjaya menganggapnya sebagai tantangan. “Kita bisa memahami adanya kecemasan itu, meskipun di lapangan belum terlalu terasa,” sebutnya.

Saat ini jumlah turis ke Bali justru makin meningkat dan mendekati titik maksimal sebelum peristiwa bom Bali pada 2002 dengan rata-rata 4.000 orang masuk ke Bali.

Hanya diakuinya, untuk kedatangan turis Eropa dan Amerika masih sulit untuk dipulihkan. “Peningkatan karena pasar baru dari Cina, India dan Rusia,” sebutnya. Pada Januari 2008 meningkat 27 persen dibanding tahun lalu dan meningkat 25 persen pada bulan Februari.

Rofiqi Hasan

Dari Arsip Majalah TEMPO
Yang Membangun di Punggung Gunung | 04 April 2005
Pakai ?Pahe? ke Luar Negeri  | 29 Desember 1998
Kalau Banjir Sampai ke Hidung  | 08 Desember 1998
Protes Bali Terus Bergulir  | 03 November 1998
"Semua HPH akan Segera Berakhir" | 09 Maret 1999
"Model Bagi Proyek Serupa" | 09 Maret 1999
Orang Bajau, dalam Untung dan Malang  | 09 Maret 1999
Taman Bermain Duyung dan Lumba-lumba  | 09 Maret 1999
Zamrud Alam Teluk Tomini  | 09 Maret 1999
Desentralisasi, Thinking Outside the Box | 15 November 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pelaku Pariwisata Aceh Dapat Pelatihan di Bali
Agen Wisata Mulai Pertanyakan Keamanan Bali
Pameran Foto Ranah Minang di Taman Budaya Padang
NTB Lepas Kawasan Wisata Mandalika ke Investor Dubai
Wisatawan Lokal Ramaikan Bali
Dewan Tolak Impor Souvenir Visit Musi 2008
Pemerintah Berdayakan Nelayan Korban Gempa dan Tsunami
Pariwisata Carita Terancam Bangkrut
Pengelola Wisata di Carita Terancam Gulung Tikar
Musi Visit 2008 Siapkan Ratusan Pramuwisata
> selengkapnya...

Website

PT Garuda Indonesia
Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119998 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data