|
Bali Terancam Pemadaman Bergilir
Selasa, 15 April 2008 | 14:07 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Kekurangan pasokan listrik kembali terjadi di Bali akibat adanya pembangkit yang sedang mengalami pemeliharaan, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Gilimanuk yang memiliki kapasitas 130 MW. Karenanya, PLN Bali bakal menerapkan pemadaman bergilir.
Menurut Humas PLN Bali Hendra Saleh, pemeliharaan akan berlangsung selama 10 hari antara tanggal 14 hingga 22 April. “Selama masa itu kita kekurangan pasokan listrik sekitar 40 MW,” sebutnya Selasa (15/4).
Total pembangkitan Bali sebenarnya mencapai 560 MW, sehingga bila dikurangi PLTD Gilimanuk masih tersisa 430 MW. Namun, kekuatan yang efektif hanyalah sebesar 405 MW. Padahal, konsumsi listrik di Bali rata-rata mencapai 445 MW. “Beban puncaknya terutama di malam hari. Kalau di siang hari rata-rata hanya 360 MW,” bebernya.
Untuk mengatasi masalah itu, PLN telah meminta kalangan hotel dan restoran menghidupkan gensetnya pada masa beban puncak. Mereka juga diminta melakukan penghematan listrik dengan mematikan lampu yang tidak terlalu diperlukan dan menggunakan lampu hemat energi. Adapun langkah pemadaman bergilir akan diterapkan bila dalam kondisi terpaksa. Itu pun diprioritaskan untuk daerah-daerah yang kurang produktif.
Pemadaman bisa dihindari bila pelanggan bisa berhemat sepanjang waktu minimal 50 watt atau sebesar 0,6 KWH. Menurut Saleh, jika bisa dilakukan setidaknya oleh 720 ribu pelanggan, penggunaan listrik akan dihemat sebanyak 36 MW. Jumlah itu setara dengan penghematan BBM sebanyak 144 ribu liter atau senilai Rp 1 miliar/bulan.
Rofiqi Hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|