|
Jember
Ratusan Mahasiswa Jember Tolak Capres Militer
Kamis, 13 Mei 2004 | 17:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jember:Sekitar 250 aktivis mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Penegak Reformasi (AMPERA) menolak tegas pencalonan Soesilo Bambang Yudhoyono, Wiranto dan Agum Gumelar sebagai calon presiden dan wakil presiden.
Mereka berdemontrasi dari Kampus Universitas Jember(UNEJ) menuju Kodim 0824 di Jl. PB. Sudirman, dengan tuntutan penolakan terhadap calon presiden militer."Yang jelas, pelajaran pahit selama orde baru, saat Indonesia dipimpin oleh penguasa meliter sudah cukup bagi rakyat Indonesia," tandas Purcahyono Yuliatmoko aktivis KAMMI.
Para mahasiswa ini juga menyerukan kepada rakyat Indonesia untuk mewaspadai bangkitnya kembali kekuatan orba yang akan kembali memimpin Indonesia.
Selain menolak capres dari meliter dan minta agar warga
tetap mewaspadai bangkitnya orde baru, para aktifis ini
juga menyatakan menolak intervensi asing terhadap bangsa
Indonesia.
Setelah puas berorasi, para aktivis Ampera ini membakar
kain loreng yang dijadikan symbol militer. Mereka juga
membakar boneka bertuliskan reformis gadungan dan sebuah
keranda sebagai bukti matinya demokrasi di Indonesia.
Mahbub Djunaidy – Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|