|
Surabaya
Kiai Khos Haramkan Umat Islam dan NU Pilih Mega-Hasyim
Kamis, 03 Juni 2004 | 19:07 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya: Sejumlah Kiai Khos di Jawa Timur melakukan pertemuan tertutup tiga setengah jam di kediaman KH Mas Subadar, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Besuki, Kejayaan, Pasuruan, Kamis (3/6). Mereka mengeluarkan fatwa yang mengharamkan bagi umat Islam terutama warga Nahdatul Ulama (NU) memilih presiden wanita yakni pasangan Megawati – Hasyim Muzadi.
Hadir dalam pertemuan itu sejumlah kiai khos antara lain KH Abdullah Faqih (Langitan), KH Soleh Qosim (Wakil Syuriah PBNU), KH Khotib Umar (Jember), KH Idris Hamid (Pasuruan), KH Anwar Iskandar (Dewan Syuro DPW PKB Jatim asal Kediri), KH Hamid Abdul Mannan (Pamekasan), utusan KH Nurul Huda dan KH Munif Jasuli (Ploso), Nawawi Abdul Jalil (Sidogiri), Ja'far Yusuf (Sampang), KH Ubaidillah faqih (Langitan), KH Luthfi Abdul Hadi (Malang) serta sejumlah kiai lainnya se Jatim.
Sebelumnya para kiai ini sempat melakukan pertemuan tertutup dengan cawapres Salahuddin Wahid selama satu jam dari pukul 11.30 hingga 12.30 WIB.
Putusan para kiai itu ditandatangani oleh 24 kiai se Jatim termasuk KH Sofyan dan KH Kholil As'ad Situbondo yang tak bisa hadir langsung. Selain itu dalam putusannya para kiai itu menyatakan mendukung pasangan calon Wiranto-Salahuddin Wahid sebagai capres dan cawapres.
Adi Mawardi – Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|