Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Yogyakarta

MMI Kirimkan Relawan Gelombang Ketiga
Selasa, 04 Januari 2005 | 11:29 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) pada gelombang ketiga, memberangkatkan 77 relawan untuk membantu penanganan pasca gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera bagian utara, Selasa (4/1). Sebelumnya MMI mengirimkan 30 orang pada 28 Desember 2004 dan 50 orang pada 30 Desember 2004. "Kami kirimkan relawan bertahap karena ada kendala transportasi. Jika tidak, relawan pasti sudah terkirim lebih banyak," kata ketua harian Lajenah Tanfiziyah MMI Irfan S. Awwas kepada wartawan Selasa (4/1) di kantor MMI, Jalan Veteran 17 A Yogyakarta.

Relawan MMI yang akan diberangkatkan dengan naik bus menuju Jakarta tersebut, kata dia, akan bergabung dengan MMI Jakarta, Brebes, Cirebon, Majalengka. Ke 77 orang tersebut terdiri dari MMI Kendal 7 orang, MMI Kebumen 5 orang, Karanganyar 8 orang, Solo 25 orang, Sukoharjo 13 orang, Surabaya dan Malang 8 orang. Amir perjalanan atau pemimpin rombongan selama diperjalanan adalah Andrianto dan M Ali Makti.

Para relawan, lanjut Irfan, sebelum berangkat telah dibekali ketrampilan seperti pelatihan SAR, latihan fisik, dan juga eks relawan yang dulu pernah membantu Ambon. "Mereka ini tenaga terlatih," kata dia.

Tugas utama para relawan ini di Aceh adalah menangani masalah kesehatan dengan pengiriman 5 orang dokter, misi evakuasi dengan perawatan jenazah seperti memandikan, mengkafani mayat sesuai hukum Islam, dan rehabilitasi mental spiritual masyarakat Aceh untuk membangun keinginan beribadah dengan mengirimkan sekitar 10 orang da?i.

Sebelum pemberangkatan, Sobarin Sakur, tim relawan membacakan tuntutan mereka terhadap pemerintah. Yaitu pemerintah harus segera merehabilitasi kondisi rakyat Aceh, pemerintah harus membatasi relawan asing di Aceh untuk mengantisipasi beroperasinya sindikat perdagangan anak, pemerintah harus memobilisai relawan dalam negeri secara maksimal, pemerintah harus segera melakukan rekonsilasi nasional untuk mencegah bencana lebih besar lagi.

Putri Alfarini

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Banjir lahar setelah letusan gunung Pinatubo di kota Bacolor, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912]. Aliran lumpur lahar setelah letusan gunung Pinatubo di Porac, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912].
Letusan Gunung Pinatubo
Letusan Gunung Pinatubo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jadwal Penerbangan ke Aceh Kacau
Korban Mencapai 150.000 Jiwa
Posko Bandara di Batam Buka 24 Jam
Pengadilan di Aceh Hancur Lebur, Perkara Bisa Dimulai Dari Awal
Pemerintah Belum Pasok BBM di Meulaboh
PWNU Jatim Siap Adopsi Ratusan Anak Korban Aceh
Mahkamah Agung Belum Data Hakim yang Hilang di Aceh
Pegadaian Perpanjang Batas Waktu Kredit untuk Korban Aceh
Bank Syariah Mandiri Jadi Bank Pertama yang Beroperasi di Aceh
Pemerintah Rancang Lembaga Otonom untuk Rehabilitasi Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data