|
Jawa Timur
3.000 Pesantren di Jawa Timur Siap Tampung Anak-Anak Aceh
Senin, 10 Januari 2005 | 16:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jember: Ketua PWNU Jawa Timur, Ali MAschan Moesa menegaskan 3.000 pondok pesantren NU di Jawa Timur siap menampung dan mendidik anak-anak Aceh yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami. "Mereka sudah menyatakan kesediaan," katanya usai acara pelantikan pengurus Cabang NU Jember, Senin (10/1) pagi.
"Kesediaan PWNU Jatim dan pesantren itu didasarkan pada pengalaman menampung dan membina lebih dari 200 anak-anak korban kerusuhan Ambon. Sampai sekarang sukses," tandasnya.
Meski demikian, PWNU Jatim mengaku tetap akan menunggu kebijakan pemerintah dalam proses penanganan anak-anak Aceh itu. Sebelum ada izin untuk membawa mereka ke luar dari Aceh, maka PWNU Jatim tidak akan melakukan itu.
"Kita tetap menunggu semua keputusan pemerintah. Tapi, kalau melihat pada kultur msyarakat Aceh, yang mayoritas amaliyahnya menggunakan amaliyah NU saya pikir memang sangat cocok untuk dididik orang NU," tegasnya.
Justru yang perlu dikhawatirkan, lanjutnya, munculnya orang-orang atau yayasan tertentu yang tiba-tiba berlomba-lomba akan mengadopsi anak-anak Aceh. Ketua PWNU
Jatim itu mengaku khawatir jika anak-anak Aceh jatuh atau diadopsi oleh orang-orang atau panti asuhan yang bisa mencabut akar-budaya bahkan keyakinan mereka.
Mahbub Djunaidy
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|