|
Jawa Tengah
DPRD Temanggung Putuskan Turunkan Bupati
Rabu, 12 Januari 2005 | 14:45 WIB
TEMPO Interaktif, Temanggung: Menyikapi tuntutan masyarakat, DPRD kabupaten Temanggung, Rabu (12/1) pukul 12.30 WIB menggelar rapat paripurna, untuk memutuskan menurunkan bupati Temanggung Toto Ari Prabowo. Hanya saja mereka tidak ingin mengulangi peristiwa yang terjadi di kabupaten Kampar, provinsi Riau, mereka ingin agar bupati turun dan segera disetujui Depdagri.
Dalam rapat paripurna itu, 31 dari 45 anggota DPRD kabupaten Temanggung hadir. Lima dari enam fraksi yang ada di DPRD Temanggung memutuskan menyetujui penurunan Toto Ari Prabowo. Satu-satunya fraksi yang tidak hadir dalam rapat paripurna yang mendadak itu adalah fraksi Partai Golkar.
Sebelumnya, ribuan masyarakat Temanggung turun ke jalan mendesak agar DPRD segera menggelar rapat pleno untuk menurunkan bupati Temanggung.
Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Temanggung, Bambang Sukarno dan Muh. Sya'roni. Sedangkan piminan dari Partai Golkar, Tunggul Purnomo tidak hadir.
Dalam rapat paripurna itu masing-masing fraksi diberi kesempatan menyampaikan pandangan dan sikap fraksi. Fraksi PDIP dengan tegas menyatakan mendesak agar DPRD segera menurunkan bupati Toto Ari Prabowo. Begitu juga dengan fraksi Kebangkitan Bangsa, fraksi Amanat Nasional, fraksi Persatuan Pembangunan, dan faksi Keadilan Sejahtera dan fraksi Demokrat, mereka sepakat agar bupati diturunkan.
"Selama ini kita sudah menahan geram karena banyak kebijakan bupati yang tidak populer, kalau kita menurunkan bupati itu bukan sekedar amar ma'ruf tapi sekaligus nahi munkar," kata Wakil Ketua fraksi PPP, Abdul Wahab Wahid Mustofa, dalam rapat pleno tersebut.
Anggota fraksi di DPRD kabupaten Temanggung berjumlah 45 orang, PDIP 10 orang, Golkar 11 orang, PKB enam orang, PAN lima orang, PPP delapan orang, PKS 4 orang dan PRD 1 satu orang.
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan yang dahulu pendukung Toto, dalam rapat paripurna kali ini menyetujui Toto diturunkan.
Usai rapat paripurna, ketua DPRD Temanggung mengatakan, DPRD segera mengajukan hak angket dan hak interplasi kepada bupati dan selanjutnya akan langsung diikuti dengan langkah menurunkan bupati. "Krisis kepemimpinan yang terjadi sekarang harus segera diakhiri, kami sangat prihatin karena putra-putri terbaik Temanggung ternyata memilih mundur daripada harus berseberangan dengan pimpinannya, maka tidak ada cara lain kecuali kami mendukung keinginan masyarakat yang lebih banyak dan putra-putra terbaik kami itu," kata Bambang.
Rapat pariopurna ini hanya berlangsung selama satu jam hingga pukul 13.30 WIB.
Syaiful Amin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Protes Humanika menuntut agar segera mencekal mereka yang terlibat penjarahan BLBI, dengan poster bergambar Prajogo Pangestu di depan Gedung Kejaksaan Agung, Senin 29 Mei 2000 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 29d/481/2000; 2000/05/29]](/hg/photostock/2005/01/11/s_29d48112_high_thumb.jpg) |
![Protes oleh Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilam (Humanika) menuntut agar segera mengambil langkah-langkah hukum untuk mencekal mereka yang terlibat penjarahan BLBI dengan poster bergambar Syamsul dan Anthony Salim di depan Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Senin 29 Mei 2000 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 29d/481/2000; 2000/05/29]
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010107-036, 20010909-114, 20000917-117](/hg/photostock/2005/01/11/s_29d48109_high_thumb.jpg) |
|
|
| Protes Humanika di Kejaksaan
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|