|
Jawa Tengah
Bupati Temanggung Siap Hadiri Panggilan DPRD
Rabu, 12 Januari 2005 | 18:51 WIB
TEMPO Interaktif, Temanggung: Bupati Temanggung Toto Ari Prabowo menyesalkan keputusan rapat pleno DPRD yang memutuskan untuk mencopotnya dari jabtan bupati. Toto menyatakan siap menghadapi interpelasi yang diajukan DPRD Temanggung. "Kalau modelnya seperti ini pemerintahan tidak akan ada yang efektif, yang terjadi sekarang ini adalah koalisi dari orang-orang yang merasa dirugikan dalam proses reformasi," tegas Toto Ari Prabowo kepada Tempo, ketika ditemui di rumah dinasnya, Rabu (12/1).
Menurut Toto, saat sidang paripurna dirinya justru sedang keliling desa-desa untuk mengetahui aspirasi masyarakat. Yang terjadi, kata Toto, mayoritas masyarakat di pedesaan tidak setuju dengan aksi-aksi dan rapat pleno yang digelar DPRD.
Toto mengaku sudah menerima surat panggilan dari DPRD yang dikirim lewat kurir. Surat itu meminta Toto datang ke gedung DPRD pada Kamis (13/1) pukul 10.00 WIB besok, dengan agenda penyampaian hak interpelasi DPRD kabupaten Temanggung. "Saya akan datang, dan akan saya jelaskan semua persoalan yang ada. Bahkan kalau perlu akan saya buka kebobrokan yang dilakukan beberapa pejabat di Temanggung," tegas Toto.
Toto sendiri optimistis, dirinya akan lolos dari keinginan sebagian anggota DPRD yang hendak menurunkannya. Usai sidang paripurna DPRD tadi, kata Toto, Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto langsung menghubungi dirinya. Gubernur mengatakan, langkah yang diambil DPRD Temanggung sangat tidak dewasa.
Seperti diketahui, 31 dari 45 anggota DPRD kabupaten Temanggung menggelar rapat paripurna mendadak dengan agenda menurunkan bupati Toto Ari Prabowo. Rapat paripurna itu digelar setelah ribuan warga Temanggung turun ke jalan berunjukrasa di halaman gedung DPRD.
Dalam rapat paripurna itu, DPRD Temanggung memutuskan mengajukan hak angket dan hak interpelasi kepada bupati Temanggung. Selanjutnya, mereka akan menurunkan bupati Temanggung dari jabatanya yang baru dipegang selama 16 bulan.
Toto Ari Prabowo mengatakan, dilihat dari komposisi DPRD hanya fraksi Golongan Karya yang mendukungnya. Namun, Toto mengaku tidak khawatir, sebab upaya penurunan yang dilakukan DPRD sangatlah prematur dan dilandasi emosi untuk kepentingan kelompok.
Syaiful Amin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Protes Humanika menuntut agar segera mencekal mereka yang terlibat penjarahan BLBI, dengan poster bergambar Prajogo Pangestu di depan Gedung Kejaksaan Agung, Senin 29 Mei 2000 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 29d/481/2000; 2000/05/29]](/hg/photostock/2005/01/11/s_29d48112_high_thumb.jpg) |
![Protes oleh Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilam (Humanika) menuntut agar segera mengambil langkah-langkah hukum untuk mencekal mereka yang terlibat penjarahan BLBI dengan poster bergambar Syamsul dan Anthony Salim di depan Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Senin 29 Mei 2000 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 29d/481/2000; 2000/05/29]
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010107-036, 20010909-114, 20000917-117](/hg/photostock/2005/01/11/s_29d48109_high_thumb.jpg) |
|
|
| Protes Humanika di Kejaksaan
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|