Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

50 Jurnalis Protes Pemukulan Wartawan Radio
Selasa, 18 Januari 2005 | 16:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 50 wartawan media cetak maupun elektronik yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Banten, Selasa (18/1) menggelar unjuk rasa. Aksi solidaritas itu dilakukan berkaitan dengan tindakan pemukulan Rahmat Suwardi, wartawan Radio Hot FM Banten yang dilakukan dua orang yang diduga pegawai negeri sipil Pemerintah Kota Cilegon.

Selain mendatangi Rusli Ridwan, Sekretaris Daerah Kota Cilegon yang tengah diperiksa dalam kasus korupsi di Kejaksaan Tinggi Banten, mereka juga mendatangi Polda Banten dan mendesak agar Kepala Polda Kombes Abdurrahman turut mengusut kasus pemukulan ini.

Menurut Eka, tindakan pemukulan wartawan yang dilakukan oleh oknum PNS tersebut mengarah pada upaya pembungkaman pers dan mengancam kebebasan pers di bumi Banten. Bukan tidak mungkin, kata dia, tindakan serupa akan terjadi pula siapapun yang menggunakan kemerdekaanya untuk berpendapat.

?Yang kami sesali, pemerintah kota Cilegon telah membiarkan aksi pemukukan itu tanpa melakukan tindakan apa-apa. Kami curiga para pejabat terlibat bahkan menyuruh stafnya untuk membungkam wartawan. Karenanya sekarang juga Rusli Ridwan harus bertanggungjawab,? katanya.

Sekitar pukul 13.05 WIB, Rusli Ridwan selesai diperiksa. Dia tidak tahu menahu siapa pelaku pemukulan tersebut. Dia juga mengaku tidak pernah menyuruh dan meminta dukungan dari pihak manapun untuk menghakimi wartawan. ?Saya berjanji secepatnya akan mencari siapa pelaku pemukulan itu. Kalau terbukti PNS yang melakukan saya akan tindak tegas kalau perlu saya rekomendasikan untuk dipecat. Tapi kalau pihak luar yahg melakukan saya minta agar teman-teman menempu jalur hokum,? katanya.

Sementara itu, Kapala Polda Banten, Kombes Abdurahman berjanji akan mendesak Kapolres Cilegon untuk segera menuntaskan kasus pemukulan ini. ?Saya juga geregetan mendengar tindakan pemukulan. Di zaman yang sudah modern ini, kok masih ada tindakan-tindakan kerdil yang ingin membungkam kebebasan pers,? katanya.

Pemukulan yang menimpa Rahmad Suwardi, terjadi Senin (16/1). Ia dipukul oleh dua orang yang diduga pegawai negeri sipil Cilegon, gara-gara memberitakan ancaman pengunduran diri ribuan pegawai di daerah ini. Akibat pemukulan yang terjadi di depan ruangan Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Cilegon, korban mengalami luka memar dibagian muka. Bagian pelipis kirinya mengalami tergores karena ditinju orang tersebut. Kasus pemukukan ini kini ditangani Polres Cilegon

Faidil Akbar?Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Fikri Jufri diwawancara reporter dan kameraman TV setelah kasus penyerangan anak buah Tomy Winata terhadap Kantor TEMPO, Jakarta, 8 Maret 1999. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Image; 20030308]. Fikri Jufri diwawancara reporter dan kameraman TV setelah kasus penyerangan anak buah Tomy Winata terhadap Kantor TEMPO, Jakarta, 8 Maret 1999. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Image; 20030308].
Fikri Jufri
Fikri Jufri
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

AJI Protes Pembatasan Jurnalis Oleh TNI di Aceh
Wartawan Jambi Gelar Aksi Solidaritas untuk Tempo
Hasyim Berharap Pengadilan Gunakan UU Pers dalam Kasus Tempo
Wartawan Medan Gelar Aksi Stop Kriminalisasi Pers.
Banyak Pihak Berharap Bambang Harymurti Dibebaskan
Putusan Terhadap Bambang Harymurti Ditunda
Jurnalis Semarang Desak Hakim Putus Bebas Pemred Tempo
Wartawan Makassar Aksi Diam
200 Massa Berunjukrasa Di PN Pusat
Pengusaha di Serang Pukul Wartawan LKBN Antara
> selengkapnya...


Referensi

Penyerangan Kantor MBM TEMPO

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data