Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Ombak Besar di Pantai Laut Selatan Jawa Akibat Badai Tropis Australia
Selasa, 18 Januari 2005 | 17:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Badai tropis di Australia membuat para nelayan di luar selatan Jawa was was. Menurut Kepala Sub Seksi Meteorologi Lapangan Udara Iswahyudi Kapten Adi Sucipto, merupakan efek dari adanya badai tropis yang menerjang kawasan Australia.

“Badai ini tidak pernah terjadi di Indonesia, namun efeknya akan menaikkan ombak hingga bisa mencapai tinggi tiga meter,” kata Adi Sucipto, Selasa (18/1).

Badai Australia yang juga disebut angin barat ini, mempunyai kecepatan 30 knot atau setara dengan 60 kilometer per jam. Karakter badai ini, angin yang bertiup di sekitar Samudera Hindia menjadi kencang dan ombakpun jadi besar pula.

Dampak terbesar badai tropis ini, kata Adi Sucipto, adanya angin dominan di atas rata-rata yang akan menerjang wilayah laut selatan Pulau jawa.

Jadi, katanya, naiknya gelombang air laut di pantai selatan Jawa bukan disebabkan adanya gempa di dasar laut seperti yang diduga banyak orang. “Besarnya ombak yang terjadi akhir-akhir ini memang karena efek badai di Australia, bukan karena gempa di dasar laut,” imbuhnya.

Angin barat ini akan berhembus hingga awal Maret. “Saya menghimbau kepada para nelayan untuk tidak melaut dulu hingga Maret. Inilah kenyataannya,” kata Adi Sucipto.

Ombak besar ini telah membuat nelayan di Pantai Klayar Lorok Pacitan dan Pantai Teleng Pacitan, takut melaut.
Menurut Farid, seorang nelayan, ombak memang lebih besar dibanding hari-hari biasa.

Rohman Taufiq-Tempo News Room

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana banjir di jalan Deplu 3, Komplek Deplu, Jakarta, 15 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; K2A/096/2001; 20010705]. Mobil dan anak-anak yang bermain di jalanan yang digenangi air karena banjir di jalan Proklamasi, Jakarta , 18 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hendra Suhara; K2A/040/2001; 20010702].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menyempitkan Kali, Ratusan Bangunan Liar di Kali Cakung Lama Akan Dibongkar
Butuh Lima Tahun Perbaiki Infrastruktur Pangan di Aceh
WFP: Butuh US$ 110 Juta untuk Pangan Korban Tsunami
Jakarta Utara Mulai Diterjang Banjir
Sungai Ciliwung Meluap, Puluhan Rumah Terendam
Bendung Katulampa Siaga IV Banjir
Terdakwa Kasus Udin Tak Hadir, Sidang Ditunda
Warga Duri Semanan Siap-siap Mengungsi
Hujan Dua Hari, Sejumlah Wilayah Tergenang Air
Ketinggian Air di Empat Pintu Air Mulai Meningkat
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
> selengkapnya...

Website

Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Venus Juara Wimbledon Kelima Kalinya
Pole Position Pertama Kovalainen
Pengendara Motor Tewas Akibat Jatuh Saat Boncengan Berlima
Jusuf Kalla Siap Suntik Dana Kampanye Jagonya di Jawa Timur
Cagub Jatim Tolak Kontrak Politik Penghapusan Sunat Perempuan

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data