Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

TKI Meninggal di Taiwan
Selasa, 25 Januari 2005 | 18:38 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang: Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bernama Nugroho, 33 tahun, asal Desa Kupang Tanjung Rari RT 05 RW 11, Ambarawa Jawa Tengah, meninggal di Taiwan pada 5 Januari lalu. Namun hingga hari ini, jenazah almarhum belum dikirim ke Indonesia.

Berita kematian Nugroho disampaikan istrinya, Yuni Swi Astuti yang mengadukan nasib suaminya ke Komisi E DPRD Jateng, Selasa (25/1). Kepada para anggota dewan, Yuni yang didampingi ibunya menyatakan ada yang ganjil seputar kematian suaminya.

Yuni bercerita, dirinya telah mendapat surat dari agen penyalur tenaga kerja di Taiwanyang yang memberitakan bahwa suaminya meninggal pada 5 Januari 2005 karena bunuh diri terjun dari lantai dua. Namun salah seorang rekan kerja suaminya mengirimkankabar kepada Yuni via pesan pendek yang menyatkan bahwa Nugroho meninggal dikamar majikan di lantai dua rumahnya.

"Anehnya, sampai saat ini, pihak agen di Taiwan tidak mempunyai itikad untuk mengirimkan jenazah suami saya," kata Yuni. Karena tidakada itikad baik dari agen Taiwan Yuni mengaku yakin kalau suaminya meninggal bukan karena bunuh diri.

"Kami mohon, para anggota dewan bisa membantu mengusahakan memulangkan jenazah suami saya," kata Yuni yang saat ini mengaku kebingungan membiayai hidup kedua anaknya.

Aisiyah, salah seorang anggota Komisi E berjanji akan mengusahakan pemulangan jenazah Nugroho.

Nugroho bekerja di Taiwan sejak Juni 2002 melalui Penyalur Jasa Tenaga Kerja PT Khalid Bharkah yang beralamat di Jalan Kramat Pulo 15, Jakarta. Namun dalam dokumen parpornya, nama Nugroho dirubah menjadi Ruswandi. Dia bekerja sebagai pengrajin patung di perusahaanYenping Taypai milik Lu Manchu.

Namun ketika Yuni hendak menanyakan nasib suaminya, ternyata pemilik PT Khalid Bharkah sudah pindah ke Australia dan menjual perusahaanya kepada PT Safir Alam Sejahtera. Sesangkan pihak PT Safir Alam Sejahtera mengaku tidak mau bertanggungjawab dengan nasib pekerja yang diberangkatkan oleh PT Khalid Bharkah.

Sohirin

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Seorang TKI yang kembali dari Tawao Malaysia memandang KRI Tanjung Kambani 971 yang akan difungsikan sebagai Rumah Sakit terapung saat tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Timur, Minggu, 8 September 2002. Kapal ini tidak dapat merapat di dermaga dikarenakan dangkalnya air di pelabuhan tersebut. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021218]. Mayat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) gelap yang menjadi korban tenggelamnya kapal Bara Damai ketika dimasukkan ke dalam truk di Riau, 1993. [Dok. KBRI; 17D/263/1993; 20020627].
TKI Di Nunukan
Mayat Tenaga Kerja Indonesia
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Adi bin Asnawi Diadili Besok
Deplu Belum Tahu Status Adi bin Asnawi
Gubernur NTB Surati Tiga Menteri
Jelang Akhir Amnesti Pemerintah Malaysia
KBRI Malaysia Belum Temukan Adi Bin Asnawi
TKI Asal Lombok Terancam Hukuman Gantung di Malaysia
Malaysia Terancam Kekurangan TKI
Malaysia Permudah TKI Deportan Bekerja Kembali
Menteri Malaysia Akan ke Indonesia Bahas TKI
Kerahkan 500 Ribu Relawan, Malaysia Siap Tangkapi TKI Ilegal
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data