|
Di Semarang, Penderita DB Terus Bertambah
Rabu, 26 Januari 2005 | 17:28 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang: Di Semarang,Jawa Tengah, penderita Demam Berdarah (DB) mengalami peningkatan sepanjang Januari 2005 ini. Jika sebelumnya tercatat hanya ada enam penderita DB di Semarang, jumlah tersebut terus bertambah. Di Rumah Sakit Roemani saja, sepanjang Januari ini, tercatat 16 pasien yang dirawat. Bahkan hari ini, Aisyah Maulid, berusia tahun,terpaksa opname di rumah sakit tersebut karena serangan nyamuk aides aigepty.
Peningkatan pasien DB juga terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Kariadi Semarang. Di rumah sakit terbesar di Semarang itu penderita DB mencapai 18 orang pada Januari ini. Dari jumlah itu sembilannya termasuk kasus baru (baru terkena) dan sembilan lainnya merupakan kasus lama atau kambuhan.
Edi Sumarwanto, Direktur RS Roemani, kepada wartawan hari ini menjelaskan bahwa DB merupakan penyakit siklus tahunan, dimana Semarang salah satu daerah endemisnya. Pada tahun 2004, RS Roemani menerima 322 penderita demam berdarah dan enam diantaranya meninggal dunia.
Bambang Sudarmanto, Manajer Rawat Inap RS Kariadi, menjelaskan bahwa jumlah penderita DB di Semarang masih tergolong kejadian sporadic atau belum mewabah. “Pada Januari-Februari memang selalu ada peningkatan jumlah penderita DB karena ini siklus tahunan. Tapi saat ini belum menunjukkan kejadian luar biasa (KLB),” tuturnya.
Sohirin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|