|
Jawa Timur
DPD PAN Se Jawa Timur Bagian Barat Tuntut Bertemu Sutrisno Bachir
Senin, 31 Januari 2005 | 16:25 WIB
TEMPO Interaktif, Kediri: DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Se-eks Karesidenan Kediri dan Madiun menuntut bertemu langsung dengan salah seorang kandidat Ketua Umum PAN, Sutrisno Bachir. Kesepakatan tersebut disampaikan secara aklamasi, Senin (31/1) dinihari setelah Sutrisno Bachir gagal hadir di Kediri, Jawa Timur karena sakit dalam perjalanan dari Bondowoso menuju Surabaya, Minggu (30/1) malam setelah mengadakan pertemuan dengan kader PAN di kawasan Tapal Kuda di Bondowoso.
Menurut jadwal, Sutrisno akan mengadakan pertemuan
dengan kader PAN di Jawa Timur bagian barat yang biasa
disebut kawasan "Mataraman" yang meliputi
eks-Karesidenan Kediri dan Madiun, Minggu (30/1) pukul
19.00 di Hotel Lotus Kediri. Namun setelah semua kader
dan utusan dari masing-masing DPD datang, hingga pukul
23.00 wib tidak ada kepastian akan hadirnya Sutrisno.
DPD PAN Kota Kediri selaku tuan rumah juga tidak bisa
memberi penjelasan terkait molornya jadwal kedatangan
kandidat Ketua Umum PAN itu.
Menjelang tengah malam, datang empat utusan Sutrisno
yang terdiri dari sejumlah fungsionaris DPP dan DPW
PAN Jawa Timur. Mereka adalah, Rudi, sekretaris
pribadi Sutrisno Bachir (mantan ajudan Amien Rais),
Abdul Halim (fungsionaris DPP PAN), M Fatih
(fungsionaris DPW PAN Jatim) dan Imam Sugiri
(fungsionaris DPW PAN Jatim). Mereka langsung duduk di
meja pembicara, menjelaskan perihal ketidakhadiran orang yang ditunggu-tunggu.
"Atas nama Pak Sutrisno Bachir, kami mohon maaf karena
beliau tidak bisa hadir, karena demam mendadak dalam perjalanan dari Bondowoso menuju Surabaya untuk hadir dalam pertemuan di Kediri ini. Saat ini beliau terpaksa dirawat dan opname di RS Surabaya International," jelas M Fatih, Senin (31/1) dinihari.
Untuk menyakinkan para kader bahwa Sutrisno
benar-benar sakit, Rudi selaku sekprinya menyatakan,
Sutrisno bersedia menyampaikan permohonan maaf
secara langsung melalui telepon yang dikumandangkan
melalui pengeras suara. Saat itu juga Rudi langsung
menghubungi Sutrisno dan mempersilahkan berbicara
langsung melalui telepon. Sayangnya, karena
pertimbangan kesehatan, Rudi tidak memberi kesempatan
kader dan para wartawan untuk bertanya jawab.
Dalam pejelasannya melalui telepon, Sutrisno Bachir
menyatakan dia benar-benar sakit dan saat ini sedang
dirawat di RS Surabaya International. Untuk memulihkan
kesehatannya diperlukan waktu beberapa hari istrirahat
di rumah sakit tersebut. "Saya sangat berterima kasih saudara sekalian bersedia hadir untuk bertemu dengan saya. Untuk itu saya berjanji akan menemui saudara sekalian di lain waktu setelah kondisi saya sehat," katanya.
Tapi, para peserta tidak puas hanya mendengar penjelasan per telepon. Setelah berunding sesaat, secara aklamasi seluruh kader meminta Sutrisno hadir pada tanggal 10 Februari 2005 di tempat sama, yaitu di Hotel Lotus Kediri.
Dwidjo U. Maksum)
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|