Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Madura

Harga Minyak Tanah di Surabaya Naik 50 Persen
Selasa, 01 Maret 2005 | 13:26 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Harga minyak tanah pada tingkat pengecer di Surabaya naik sampai 50 persen lebih. Beberapa pengecer di Surabaya menjual minyak tanah Rp 1.100-1.500 per liter, jauh lebih tinggi dari harga yang dipatok pemerintah yakni Rp 700 per liter.

Di Surabaya Utara, minyak tanah mulai melonjak seminggu sebelum bahan baker minyak dinaikkan secara resmi oleh pemerintah. Para ibu mulai mengeluh karena harganya naik dari Rp 1000 per liter menjadi Rp 1.100-1.200 per liter dan barangnya juga sulit dicari.

"Banyak agen yang tak jual," kata Rini, seorang pengecer di Kelurahan Bulak Banteng. Sejak seminggu lalu, tambah ibu tiga anak ini, harga minyak tanah sudah naik menjadi Rp 1.100 per liter. Selain naik, beberapa agen kehabisan minyak tanah, sehingga dirinya harus mencari ke agen yang jaraknya lebih jauh. "Sekarang saya tak jual minyak tanah, karena di agennya tak ada."

Menurut Ny. Marsuli, warga Bulak Banteng, setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar mulai hari ini, harga minyak tanah sampai Rp 1.500 per liter. "Krena tak ada lagi, ya terpaksa kami beli,” katanya sambil tersenyum pahit.

Kenaikan harga bahan baker ini disambut demonstrasi sejumlah elemen mahasiswa di Surabaya dan kota-kota lain. Di Surabaya, demonstrasi berpusat di Gedung Negara Grahadi. (Adi Mawardi)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Nelayan tradisional Muara Angke membeli solar di pompa bensin/ SPBU 34-0134, Jakarta, 22 Mei 2001. [TEMPO/ Awaluddin R.; 32D/346/2001; 20010621]. Protes Forkot (forum kota) menolak kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak), telepon dan listrik dengan spanduk
Pompa Bensin
Protes Menolak Kenaikan BBM
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tarif Angkutan Naik 7-10 Persen
Jelang Kenaikan Harga Permintaan BBM Melonjak
Pemerintah Siap Jawab Hak Angket DPR
Sopir Angkot Kupang Mogok
Pelajar di Palembang Keluhkan Kenaikan Tarif Angkot
Kenaikan BBM Diduga Diumumkan Malam ini
BBM Kemungkinan Naik Malam Ini
Buruh Tangerang Mengeluh Kenaikan Harga Makanan
Rencana Kenaikan BBM Belum Pengaruhi Susu Kemasan
Purnomo: Kenaikan BBM Mencapai 29 Persen
> selengkapnya...


Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data