Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Tak Mampu Beli Solar, Nelayan Tulungagung Berhenti Melaut
Rabu, 02 Maret 2005 | 21:35 WIB

TEMPO Interaktif, Tulungagung: Menyusul naiknya harga solar menjadi Rp 2.400 per liter, nelayan di kawasan
kampung nelayan Pantai Sidem, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten
Tulungagung, Jawa Timur berhenti melaut. "Kami tidak tahu jalan keluar apa yang harus
diambil untuk mensiasati melambungnya harga solar. Dari pada mengambil resiko rugi karena
hasil tangkapan nilainya tak bisa mencukupi menutupi pengeluaran solar, lebih baik kami
tidak melaut," kata Musijan, salah seorang nelayan kepada Tempo, Rabu (2/3).

Menurutnya, dengan kenaikan harga solar pengeluaran menjadi bertambah. Terlebih di awal
tahu seperti sekarang ini hasil tangkapan cenderung turun. Per hari, rata-rata mereka
hanya mendapatkan ikan seberat 8 kilogram. Jika dijual hanya mendapatkan uang Rp 43
ribu. Sementara kebutuhan solar yang dikeluarkan untuk sekali melaut mencapai Rp 10 liter.

Dengan harga solar per liter Rp 2.400 per liter, berarti dibutuhkan dana sebesar Rp 24.000
untuk BBM. Belum keperluan bekal selama di laut. Dengan banyaknya ongkos BBM yang
dikeluarkan, hasil yang dicapai nelayan tak lebih dari Rp 10.000. "Jika harga solar tak
juga turun, lebih baik kami mencari pekerjaan lain saja. Entah jadi buruh tani atau kuli,"
kata Musijan.

Dwidjo U. Maksum-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Perahu nelayan di Pantai Kenjeran yang dipenuhi sampah, Surabaya, Agustus 1999. [TEMPO/ Bernard Chaniago; 31D/479/1999; 20010124]. Nelayan pantai Kenjeran dengan perahu-nya, Surabaya, Agustus 1999. [TEMPO/ Bernard Chaniago; 31D/483/1999; 20010125].
Perahu Nelayan
Nelayan Kenjeran
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Tangkap Penimbun Solar
Mahasiswa dan Sopir Angkot Sandera Mobil Tangki BBM
Pertamina Tingkatkan Impor BBM Bulan Ini
Sopir Naikkan Tarif Sepihak
Tarif Baru Belum Ada, Sopir Terus Mogok
FKB Usul Hak Angket Terkait Kenaikan Harga BBM
Mahasiswa Tagih Janji Kampanye Perubahan SBY
Sopir Angkutan Umum di Singaraja Unjuk Rasa
Angkot Mogok, Ongkos Ojek Melangit
Dua Alternatif Kucuran Beasiswa Dana Kompensasi BBM
> selengkapnya...


Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Sutjipto Klaim Menangkan Pilgub Jawa Timur
Ka-Ji akan Gandeng PKB, Golkar, PDI P untuk Putaran Kedua
Bekasi Kaji Pembangunan Listrik Tenaga Gas
Identitas Korban Danau Sunter Sedikit Terkuak
Air Sudah Genangi Dua Kelurahan di Kota Palu

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data