|
Jawa Tengah
Pupuk Urea Hilang di Pati
Jum'at, 08 April 2005 | 18:05 WIB
TEMPO Interaktif, Pati:Pupuk urea yang dibutuhkan para petani di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk masa tanam kedua ini, telah hilang dari peredaran. Jika ada, harganya melambung tinggi, hingga Rp 59 ribu per sak isi 50 kg. "Kami ambil melalui distributor sudah Rp 58 ribu per sak,"ujar Supardi, salah satu pengecer di Kecamatan Trangkil Pati.
Padahal harga eceran yang ditetapkan pemerintah Rp 1.050/kg. Urea yang beredar di Pati, adalah cap Kerbau produksi dari PT Petrokimia Gresik, yang seharusnya untuk kebutuhan petani di wilayah Jawa Timur. Sedangkan urea produksi PT Pusri untuk konsumsi petani Jateng, hilang di pasaran.
Tim pemantau dari Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pati sudah mengetahui akan kondisi kelangkaan pupuk ini. Tapi tidak ada tindakan yang berpihak kepada petani. "Ini masalah pelik, dan untuk mengungkap penyelewengan ini butuh banyak bukti,"ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kab Pati, Pudjo Winarno, selaku ketua tim.
Menurut Pudjo keadaan di lapangan, kemungkinan besar langkanya pupuk itu akibat permainan distributor dengan pihak pengecer. Sebab ketika dilakukan pengecekan ke gudang PT Pusri di Pati, persediaan jenis pupuk ini masih cukup banyak. Tapi, anehnya di tingkat pengecer, persediaan pupuk tersebut kosong. Akibatnya, subsidi yang seharusnya dinikmati petani, jatuh dinikmati para spekulan.
Wakil Bupati Pati, Kotot Kusmanto, menuding langsung spekulan itu adalah para distributor. "Kami perlu mendapatkan dukungan yang kongkret, baru bisa menindaknya. Jadi yang menikmati subsidi para distributor, bukan petani,"ujar Kotot.
Bandelan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|