|
Jawa Tengah
Tower Dijarah, Jawa-Madura Terancam Gelap
Selasa, 12 April 2005 | 18:34 WIB
TEMPO Interaktif, Purwokerto:Rangka besi baja tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV milik PLN di jalur Rawalo-Majenang, dijarah orang beberapa hari terakhir. Terhitung telah 12 tower yang baja siku-nya hilang diambil orang sejak akhir Maret-April. Total siku yang hilang mencapai 512 batang atau sama dengan 1.241,5 kg. Akibat penjarahan itu jaringan listrik interkoneksi Jawa-Madura-Bali terganggu. Tower juga rawan rubuh jika ditiup angin kencang.
Menurut Manager Unit Pelayanan Transmisi (UPT) Purwokerto
Pramuji, pencurian itu membuat tower-tower
listrik sepanjang Kecamatan Wangon, Jatilawang dan
Rawalo, ketiganya di Kabupaten Banyumas, rawan ambruk
karena kekuatan bangunannya jauh berkurang. "Jika
ada yang rubuh, maka jaringan listrik Jawa-Madura-Bali
dipastikan terganggu. Belum lagi jika rubuh menimpa
orang, sangat mungkin akan menimbulkan korban jiwa,"
katanya, Selasa (12/4).
Terjadinya pencurian itu tidak termonitor, karena menara-menara itu memang didirikan jauh dari lokasi pemukiman penduduk. "Si pencuri ini sungguh nekat karena menara di puncak menara itu, kan, mengalir listrik berkekuatan sangat besar,"ujarnya. Apalagi siku yang dicuri terdapat pada bagina tengah menara. "Soalnya siku-siku bagain bawah dilas sehingga sulit dijebol. Sementara yang tengah dan atas hanya di-mur baut,"kata Pramuji.
Berdasar tingkat kesulitan yang ada, diperkirakan
pencuri lebih dari satu orang. "Sulit membayangkan
dilakukan satu orang. Soalnya, setelah melepas mur
dan baut mereka harus menurunkan besi sepanjang antara
1-5 meter,"kata Pramuji.
Selain tower beraliran listrik itu, sejumlah tower
yang sudah tidak terpakai juga menjadi sasaran
penjarahan. Warga memergoki empat orang sedang memanjat tower di Desa Kalisalak Kecamatan Kebasen pada Sabtu (9/4) sekitar pukul 23.00. Saat itu warga melaporkan masalah itu pada polisi sehingga salah atau pelakunya tertangkap.
Kapolsek Kebasen AKP Riniati menyatakan, menangkap salah stau pelaku pencurian dan mengantungi identitas tiga pelaku dalam kasus pencurian siku rangka tower itu. "Kami sudah menangkap salah satunya dan sedang memburu pelaku lain berdasar keterangan maling yang tertangkap," katanya.
Dalam operasi penangkapan itu terdapat berbagai macam barang bukti seperti potongan besi baja, gergaji dan peralatan las. "Kami perkirakan komplotan ini merupakan jaringan pencurian dengan sasaran yang serupa,"kata Riniati.
UPT PLN Purwokerto menyatakan akan melakukan penjagaan
ketat terhadap beberapa tower yang dianggap rawan
pencurian. "Kami tidak ingin ada gangguan akibat
kasus pencurian. Jika sampai tower rubuh, akan menimbulkan kerugian besar,"kata Pramuji.
Ari Aji HS
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|