Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Merespon Niat Hamid Awaluddin Islahkan PKB

Kiai Forum Langitan Bertemu Syaifullah Yusuf
Rabu, 08 Pebruari 2006 | 13:45 WIB

TEMPO Interaktif, Kediri: Sejumlah kiai pendukung PKB pimpinan Choirul Anam yang tergabung dalam Forum Kiai Langitan, Rabu (8/2) dinihari melakukan pertemuan tertutup dengan Syaifullah Yusuf di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur. Pertemuan itu dilakukan secara mendadak untuk merespon rencana Menteri Hukum dan HAM, Hamid Awaluddin, yang berniat mempertemukan Ketua Umum hasil Muktamar Semarang Muhaimin Iskandar dan hasil Muktamar Surabaya, Choirul Anam.

"Para kiai mempersilahkan Pak Hamid Awaluddin mengkomunikasikan dua kubu PKB yang bertikai. Karena
memang pada prinsipnya saat ini ada dua kubu PKB," kata Syaifullah Yusuf kepada Tempo, Rabu (8/2) dinihari usai pertemuan.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama tiga jam, sejak pukul pukul 24.00-03.10 wib itu terlihat
sejumlah kiai yang selama ini merupakan pendukung PKB pimpinan Choirul Anam. Mereka diantaranya adalah, KH Abdurrahman Chudlori (Ketua Dewan Syuro DPP PKB dan pengasuh ponpes API, Magelang), KH Idris Marzuki (Ponpes Lirboyo, Kediri), KH Muhaiminan Gunardo (Ponpes Parakan, Temanggung), KH Mas Subadar (Besuk, Pasuruan), KH Nurul Huda Djazuli (tuan rumah, ponpes Al Falah, Ploso, Mojo, Kediri), KH Fuad Djazuli (Ponpes Al Falah Mojo, Kediri), KH Sholeh Chozim (Sidoarjo), KH Ubaidillah Faqih (Langitan, Tuban) dan KH Anwar Iskandar (Wakil ketua Dewan Syuro DPP PKB).

"Pertemuan ini untuk meneguhkan kembali komitmen para kiai yang ingin membenahi PKB tanpa mempertimbangkan persoalan kalah atau menang serta pamrih mencari posisi politik," kata Syaifullah yang saat ini menjabat Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal.

Menurutnya, pertemuan juga merekomendasikan diperluasnya komunikasi menuju pintu islah lewat jaringan PBNU. Langkah yang akan ditempuh adalah mengutus salah seorang kiai bertemu dengan Rois Aam Syuriah PBNU, KH Sahal Mahfudz.

"Di tataran taktis, para kiai minta agar konstiuen PKB tidak diabaikan dan kader yang duduk di parlemen wajib mewakili aspirasi bawah. Dalam hal ini masuknya kader dalam bursa pilkada juga harus mendapat perhatian serius," kata Syaifullah.

Terkait mekanisme, Syaifullah menandaskan bahwa para kiai tetap pada pendiriannya bahwa islah harus
berlandaskan pada prinsip 'Iqamatul Haq wal 'Adl' (membangun kebenaran dan keadilan bersama). Dan itu
bisa dicapai jika prinsip politiknya selaras dengan hasil Muktamar Surabaya.

Kiai Haji Idris Marzuqi, pengasuh Ponpes Lirboyo, usai pertemuan juga menambahkan, islah bisa dilakukan jika PKB pimpinan Muhaimin Iskandar mengakui kekalahan secara hukum atas konflik yang terjadi selama ini. "Hal itu merupakan konsekuensi dan pertanggungjawaban yang tidak bisa ditawar, karena para kiai menyatakan mendukung sepenuhnya PKB pimpinan Choirul Anam dan seluruh hasil Muktamar II PKB di Sukolilo, Surabaya. Bukan mendukung Muhaimin Iskandar," kata KH Idris.

Dwidjo U. Maksum

Dari Arsip Majalah TEMPO
Rakyat Memilih, Pusat Mengatur? | 28 Maret 2005
Imbauan untuk PKB  | 29 Desember 1998
Bantahan Agus Indrawan  | 22 Desember 1998
Rumah Politik FKKB  | 03 November 1998
Rapat Akbar PKB  | 20 Oktober 1998
Langkah Politik Calon Pemerintah Anyar  | 14 Juni 1999
Ini Dia, (Calon) Kabinet Kita  | 14 Juni 1999
Simalakama Lima Besar  | 14 Juni 1999
Siasat Mereformasi Utang Luar Negeri  | 07 Juni 1999
Satu Pemilu Belum Cukup?  | 07 Juni 1999
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Tim 7 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu  Alwi Shihab, Mahfud MD (kanan) didampingi Ketua DPP PKB kubu Alwi Shihab, AS Hikam (kiri) menunjukkan logo baru Partai Kebangkitan Nasional (PKN) pada jumpa pers di Kantor DPP PKB Kalibata, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/460/2003; 20030627]. Dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dengan Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB)  di Gedung Nusantara I DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2002. [ TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020325 ]
Mahfud MD dan AS Hikam
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PKB Kubu Anam Tetap Duduki Kantor Menteri Hamid
PKB Menyatakan Tak Terpengaruh Pengangkatan Yenny Wahid
Gugatan Saefullah Yusuf ke PKB Ditolak
Islah PKB Sudah Terwujud Secara Alami
PKB Alwi Klaim Menangkan Gugatan
Anam Anggap Pertemuan Saifullah-Muhaimin Bukan Islah
PKB Muktamar Surabaya Minta Alwi dan Saifullah Tak Diganti
1.500 Kiai Bicarakan Cara Dakwah Walisongo
"PKB Surabaya" Minta Klarifikasi Hamid Soal Islah
MA Putuskan Pemecatan Alwi Shihab oleh PKB Tidak Sah
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Website

Partai Kebangkitan Bangsa
Abdurrahman Wahid


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< February,2006>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data