Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Gempa Yogyakarta

Kabupaten Bantul Gelap Gulita
Sabtu, 27 Mei 2006 | 19:54 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Kabupaten Bantul malam ini gelap gulita. Warga tinggal di lapangan terbuka, tanpa tenda dan kekurangan bahan makanan. Jenazah 60 orang yang ditemukan telah dimakamkan.

Bencana yang melanda Yogyakarta dan sekitarnya telah menghancurkan gedung dan rumah penduduk. Kecamatan Bambangliporo dan Kecamatan Kretek, keduanya di Kabupaten Bantul, luluhlantak.

Informasi yang diperoleh Tempo menyebutkan, 400 rumah penduduk di Kecamatan Bambangliporo rata dengan tanah, kecuali tiga rumah masih berdiri. Sementara itu, tadi sore Tempo juga menjumpai 60 mayat telah dimakamkan di pemakaman umum.

Kini sebagian besar warga Bantul tinggal di lapangan terbuka, Pendopo Kabupaten dan Kampus ISI. Sisanya mendirikan tenda-tenda darurat. Kodisi ini cukup mengenaskan karena tidak ada lampu penerang, listrik di Kabupaten Bantul padam.

Kecemasan warga masih bergelayut karena khawatir ada gempa susulan. Marsudi, 48 tahun, mengatakan kepada Tempo bahwa dia dan warga lainnya kini ketakutan. "Mas, masih ada gempa susulan nggak? Kami tak berani masuk rumah karena takut ada gempa," ujarnya.

syaiful amin

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menangkal Kasak-kusuk Bencana | 11 April 2005
Senjakala Bukit Matahari | 11 April 2005
Amblas Setelah Berguncang | 11 April 2005
Pemerintah Daerah Tidak Siap | 11 April 2005
Mencari Suara dari Dunia Sunyi | 11 April 2005
Mengintip Energi di Barat Toba | 11 April 2005
Kecemasan Tak Berujung | 11 April 2005
Suatu Malam Jauh di Selatan | 04 April 2005
Pulau-Pulau Seribu Gempa | 04 April 2005
Menimbang Kebutuhan Relawan Asing | 04 April 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kameraman SCTV dan anak-anak kecil yang berkumpul setelah gempa di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010422-102 Petugas kesehatan memeriksa  tekanan darah seorang ibu korban gempa bumi di tenda-tenda darurat di Bengkulu, Juli 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
Kameraman dan Anak-Anak
Korban Gempa Bumi Bengkulu
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Alat Berat Tiba Malam Ini
Merapi Tak Berhenti Keluarkan Awan Panas
Presiden Kunjungi Korban Gempa di Klaten
Di Ponorogo Gempa Terasa Tiga Kali
Korban Gempa di Klaten Diperkirakan Capai 500 Jiwa
Akibat Gempa, Puluhan Rumah di Pacitan Rusak
Sumber Gempa: Pergerakan Sesar Sepanjang 40 Kilometer
Jawa Tengah Bakal Ada Pemadaman
Presiden Berangkat ke Yogyakarta
Gempa Yogyakarta Tak Timbulkan Tsunami
> selengkapnya...

Referensi

Gempa Selama 2005
CINCIN API
Gempa Terus Berulang

Website

Info Penyakit Menular
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk78074 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ralahalu-Assagaf Unggul dalam Pilkada Maluku
Pansus Pemekaran Bogor Barat Dibentuk
Kaum Muda Timor Leste Tuntut Pembebasan Mahasiswa
Penyerapan Kredit Pangan 20 Persen
Bupati Purwakarta Siap Menjadi Saksi

<< May,2006>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data