|
Chiyoda Tak Sanggup Naikan Upah Buruh
Selasa, 25 Juli 2006 | 15:42 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Ali Wijaya, Presiden Direktur PT Sinar Angkasa Rungkut, perusahaan lampu merek Chiyoda, mengaku tidak sanggup memenuhi tuntutan kenaikan upah buruhnya. Alasannya, perusahaannya kini mengalami kesulitan keuangan.
Jika jumlah buruhnya yang mencapai 2.400 orang minta kenaikan upah, kesulitan keuangan akan semakin memperburuk manajemen. Ali Wijaya menjelaskan alasannya itu saat dihubungi Ali Sa’roni, Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur, menyusul aksi unjuk rasa buruh Chiyoda ke kantor Gubernur tadi pagi.
“Saya sudah tidak punya uang. Kalau dipaksa terus mungkin besok saya bisa menutup perusahaan ini,” ujar Ali dengan nada emosi yang didengar oleh sekitar 30 wakil buruh di Kantor Gubernur Jawa Timur.
Menurutnya, PT Sinar Angkasa Rungkut yang dipimpin sudah membayar lebih dari separuh karyawannya di atas upah minimum kota. Para buruh menuntut kenaikan upah rata-rata Rp 100.500. Sehingga upah lama Rp 585 ribu mereka minta naik menjadi Rp 685.500 per bulan.
Mendengar jawaban ini, Suprapto, koordinator aksi yang juga ketua serikat pekerja, tidak percaya dengan alasan
Ali Wijaya. “Harus ada tim audit untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan," katanya. Ali Wijaya menolak menemui langsung buruh.
Rohman Taufiq
INDEKS BERITA LAINNYA :
|