|
Vila Liar di Puncak Akan Ditertibkan
Kamis, 30 November 2006 | 03:55 WIB
TEMPO Interaktif, Cianjur: Ratusan vila dan rumah yang disewakan di Cipanas dan Puncak, Jawa Barat, akan ditertibkan menyusul banyaknya tempat peristirahatan yang liar.
Dampak beroperasinya rumah dan vila tanpa izin mengurangi tingkat hunian hotel di kawasan tersebut. "Pemilih vila membangun bukan untuk komersial, tapi disewakan," ungkap Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kabupaten Cianjur, Satyawan Hambari, kemarin.
Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Cianjur, Ade Sanoesi, menegaskan sedang mendata vila-vila yang sering disewakan tersebut. "Termasuk vila-vila yang ada di lingkungan real estate dan perumahan mewah," ujarnya.
Satyawan menambahkan, vila pribadi yang disewakan melanggar peruntukan. Dia mengaku memiliki data ratusan vila tersebut. Harga sewa dengan fasilitas mewah, kata dia, mengalahkan tarif hotel.
"Bayangkan, mereka menarik keuntungan tanpa harus membayar pajak kepada pemerintah," ujarnya. Perumahan mewah seperti Kota Bunga dan Green Apple Garden, katanya, tarif sewanya cuma Rp 300-500 ribu per hari.
DEDEN ABDUL AZIZ
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Kameraman SCTV dan anak-anak kecil yang berkumpul setelah gempa di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010422-102](/hg/photostock/2005/04/05/s_30d39407_high_thumb.jpg) |
![Petugas kesehatan memeriksa tekanan darah seorang ibu korban gempa bumi di tenda-tenda darurat di Bengkulu, Juli 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].](/hg/photostock/2005/04/05/s_30d39406_high_thumb.jpg) |
|
|
| Korban Gempa Bumi Bengkulu
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|