|
Peningkatan Pendapatan Solo Dihabiskan untuk Bayar Kenaikan Gaji DPRD
Senin, 11 Desember 2006 | 18:23 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Seluruh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Solo pada tahun 2007 yang diproyeksikan sebesar Rp 5 miliar akan ludes hanya untuk membayar rapelan tunjangan komunikasi dan operasional anggota DPRD.
Berdasarkan PP 37 No tahun 2006, pemerintah Kota Solo harus menyediakan dana tidak kurang dari Rp 3,5 miliar dalam setahun untuk menambah penghasilan anggota DPRD setempat. "Selain membayar rapelan uang tunjangan komunikasi dan operasional tahun 2006, pada anggaran 2007 juga ada anggaran serupa yang totalnya mencapai Rp 7 miliar," kata Kepala Kantor Keuangan Kota Solo, Anung Indro, Senin (11/12).
Pada hari Senin (11/13) DPRD Solo menyetujui Kebijakan Umum Anggaran (KUA) 2007 yang diajukan Walikota Solo. Dalam KUA 2007, PAD tahun 2007 Kota Solo diperkirakan akan mencapai Rp 79,6 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 76,7 miliar. Meski seluruh peningkatan PAD dihabiskan untuk membayar kenaikan penghasilan anggota DPRD, namun anggaran kota Solo akan tetap mengalami surplus sebesar Rp 15,7 miliar. "Karena pendapatan dari alokasi dana umum atau DAU dan dana bagi hasil meningkat hampir 70 miliar," kata Anung.
Berdasarkan PP mengenai kedudukan protokoler dan keuangan DPRD, mulai tahun 2006 setiap anggota DPRD akan mendapatkan tambahan penghasilan berupa tunjangan komunikasi. Masing-masing anggota menerima tiga lipat dari uang representasi yang nilainya sebesar Rp 2,1 juta. Sedangkan untuk Ketua DPRD masih ditambah dengan tunjangan operasional sebesar lima kali lipat dari uang representasi dan Wakil Ketua DPRD mendapatkan uang operasional 4 kali uang representasi. "Karena PP turun setelah pembahasan APBD Perubahan, maka tunjangan itu tidak bisa dibayarkan sekarang tetapi tahun depan," kata Anung.
Besarnya pembayaran uang tunjangan anggota DPRD tersebut senilai dengan dana yang dialokasikan untuk bea siswa bagi siswa berprestasi dan keluarga tidak mampu. Dalam KUA 2007 disebutkan, Dinas Pendidikan Kota Solo menganggarkan dana sebesar Rp 7,7 miliar yang akan dibagikan kepada 22 ribu siswa SD hingga SLTA. "Kalau dibandingkan dengan pos lain, memang kurang lebih sama untuk anggaran bea siswa anak kurang mampu dan berprestasi. Tapi karena penambahan penghasilan anggota DPRD itu hukumnya wajib, bagaimanapun harus disediakan anggarannya," ujarnya.
Imron Rosyid
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|