|
Antrean Elpiji di Bandung Makin Parah
Selasa, 27 Maret 2007 | 19:56 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Antrean pembelian gas elpiji di Bandung belum hilang menyusul kelangkaan bahan bakar tersebut di pasar. “Antran hari ini paling parah,” kata Kepala Penjualan PT Limas Raga Inti Bandung Yono Syarief di Bandung hari ini.
Menurut Yono, terbatasnya stok gas elpiji memang berdampak pada berjubelnya pembeli. Dari empat konter yang saban hari melayani pembeli, kini tingal satu konter yang buka, yaitu di Jalan Emong, Bandung.
Ratusan pembeli gas elpiji untuk kebutuhan rumah tangga mengantre dari pintu masuk konter penyalur gas itu mengular hingga mulut Jalan Emong, di Jalan Burangrang.
Antrean pembeli yang rata-rata menenteng dua tabung gas elpiji berkapasitas 12 kilogram mengular sampai 300-an meter. Yono pun memprioritaskan penjualan gas elpiji untuk konsumen rumah tangga.
Akibat distribusi yang terhambat, persediaan elpiji di beberapa agen dan distributor di Kabupaten Cianjur juga mengalami kekosongan stok.
Menurut Ida Rohida, staf administrasi umum PT Mekar Leo, sudah satu minggu lebih tidak mendapatkan pasokan elpiji dari Depo Pertamina Bandung. Setiap minggu, kata Ida, biasa mendapatkan pasokan sebanyak 600 tabung. Pihak Hiswana Migas Kabupaten Cianjur belum memberikan penjelasan soal kelangkaan elpiji ini.
Ahmad Fikri | Deden Abdul Aziz
INDEKS BERITA LAINNYA :
|