Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Mahasiswa Semarang Demo Tolak Ujian Nasional
Jum'at, 20 April 2007 | 20:19 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang: Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Poros Penyelamat Pendidikan Bangsa (P3B) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Universitas Negeri Semarang (UNNES) Semarang, menggelar aksi penolakan ujian nasional. Mereka melakukan aksi pada hari ini (Jumat (20/4) yang mulai sekitar pukul 09.30 WIB yang dilakukan di Bundaran Air Mancur, Jalan Pahlawan Semarang.

Ketua KAMMI Komisariat UNNES Muhammad Anggit Noor menyatakan bahwa pelaksananan ujian nasional yang sudah dimulai pada Selasa lalu itu penuh borok-borok pelanggaran. Menurutnya, salah satu pelanggaran itu adalah terhadap Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional pasal 35 ayat 1 yang menyatakan bahwa standar nasional pendidikan terdiri dari standar isi, proses, kompetisi lulusan, tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengelolaanm pembiayaan dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berkala dan berencana.

"Seperti yang kita tahu, pelaksanaan ujian nasional hanya mengukur kemampuan pengetahuan dan penentuan standar pendidikan yang ukurannya ditentuykan secara sepihak oleh pemerintah," kata Anggit Noor saat berorasi.

Selain itu, kata dia, pelaksanaan ujian nasional telah mengesampingkan bakart dan minta mahasiswa. Hal ini dikarenakan ukuran yang digunakan pemerintah dalam meluluskan seorang siswa hanya aspek kognitif saja. "Padahal, seorang siswa juga memiliki kemampuan afektif, kognitif dan psikomotorik," katanya.

Selain mengkritik sistem, mahasiswa juga mengkritik tentang tekhnis pelaksanaan ujian nasional. "Ujian nasional sangat rawan terhadap penyimpangan, baik jual beli soal dan jaaban maupun kebocoran saol ujian," katanya.

Anggit mengatakan, KAMMI Komisariat UNNES Semarang, KAMMI Komisariat UNS Solo, dan KAMMI Komisariat UNY Yogyakarta akan segera mengajukan gugatan ke Pengadilan terhadap Menteri Pendidikan Nasional yang bertanggungjawab atas pelaksanaan ujian nasional. "Kami akan segera ajukan itu, tunggu saja," kata Anggit yang belum bisa mamastikan kapan gugatan itu akan di ajukan.

ROFIUDDIN

Dari Arsip Majalah TEMPO
Konversi 'Bukan untuk Konsumsi Publik'  | 21 Juni 2004
Demi Target, Nilai Disunat  | 21 Juni 2004
Ujian dengan Sejumlah Sponsor  | 12 Maret 2001
Ujian Negara 1986, Pokoknya Lulus | 11 Januari 1986
Tindak Pidana Sontek | 25 Juli 1992


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sutiyoso Pantau Ujian Nasional
Ketahuan Hamil Delapan Siswi Tak Ikut Ujian
Sejumlah Sekolah Kekurangan Soal Ujian
Wali Kota Janjikan Beasiswa Peraih Nilai Ujian Tertinggi
Seorang Pelajar Kerjakan Ujian Nasional di Penjara
Walikota Bogor Tak Boleh Masuk Ruang Ujian Nasional
Kepala Sekolah yang Mencuri Soal Ujian Dapat Sanksi Berat
Hari Pertama Ujian Nasional Lancar
Ujian Ulangan Ditiadakan Bagi Siswa Tak Lulus
Sekolah Diminta Waspadai Aksi Coret-coret Baju Siswa
> selengkapnya...

Referensi

Jalan Panjang Ujian Negara
Sebuah Hajat dengan Seribu Kebijakan

Website

Departemen Pendidikan Nasional

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk98456 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Kaum Muda Timor Leste Tuntut Pembebasan Mahasiswa
Penyerapan Kredit Pangan 20 Persen
Bupati Purwakarta Siap Menjadi Saksi
19 Siswa Jadi Wakil Olimpiade Sains Internasional
15 Mortir Ditemukan di Serang

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data