Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Besok, Ribuan Buruh Jawa Timur Akan Turun ke Jalan
Senin, 30 April 2007 | 10:27 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Memperingati Hari Buruh sedunia, ribuan buruh di Jawa Timur akan turun ke jalan. Kalau tahun lalu demonstrasi buruh dipusatkan di Kota Surabaya, peringatan hari buruh besok (1/3/2007) akan dilakukan tersebar di sejumlah daerah sentra industri di Jawa Timur.

“Akibat blokade aparat kepolisian pada tahun lalu dan gangguan transportasi akibat banjir lumpur Lapindo, demo buruh besok tidak dikonsentrasikan di Surabaya,” kata Jamaludin, Sekertaris Jenderal Forum Buruh Surabaya (FBS) yang juga sekaligus juru bicara Aliansi Buruh Menggugat (ABM) Jawa Timur di Surabaya, hari ini.

Demonstrasi buruh tersebut akan dilakukan serempak di sejumlah kota, seperti di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Kota Malang.

Di Sidoarjo, sekitar 3 ribu buruh yang dikoordinir Gerakan Buruh 1 Mei akan berdemo di depan pendopo Kabupaten Sidoarjo dengan isu menggugat kebijakan Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso, yang dianggap lalai mengawasi perusahaan yang nakal. “Banyak perusahaan yang tidak memberikan hak-hak buruh di sana tidak ditindak,” kata Jamaludin.

Sedangkan demontrasi di Malang, rencananya akan melibatkan sekitar 3.000-5.000 buruh dengan isu tuntutan dilaksanakannya pemberian upah minimum kota/kabupaten (UMK) seperti yang ditetapkan pemerintah daerah dan dihapuskannya sistem kerja kontrak yang dilakukan perusahaan outsourcing. Di Surabaya, demonstrasi yang melibatkan ratusan buruh akan dikonsentrasikan di gedung gubernuran Grahadi dan kantor Pengadilan Negeri Surabaya.

Di Surabaya, buruh menuntut agar mendapatkan proses peradilan yang adil, murah dan cepat ketika mereka berperkara di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Selain itu mereka juga menuntut kepada Pemerintah Jawa Timur agar bisa menindak perusahaan yang tidak membayar upah buruh sesuai Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang ditetapkan Gubernur Jawa Timur.

Zed Abidien


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

2.000 Buruh di Semarang Siapkan Aksi 1 Mei
Aksi Damai Sambut Hari Buruh Internasional

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk99063 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pendidikan Anti Korupsi Untuk Siswa
Sutjipto Klaim Menangkan Pilgub Jawa Timur
Ka-Ji akan Gandeng PKB, Golkar, PDI P untuk Putaran Kedua
Bekasi Kaji Pembangunan Listrik Tenaga Gas
Identitas Korban Danau Sunter Sedikit Terkuak

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data