|
Buruh Jawa Timur Menolak Sistem Kerja Kontrak
Selasa, 01 Mei 2007 | 12:03 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Buruh pabrik yang tergabung dalam Aliansi Buruh Menggugat Jawa Timur menggelar demonstrasi menyambut Hari Buruh Sedunia dengan tuntutan penghapusan ikatan kerja kontrak dan subkontrak (outsourcing).
Aksi mereka berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan dan Pengadilan Negeri Surabaya. Buruh datang dari berbagai kota seperti Malang, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Kediri, dan Jember.
Juru bicara Aliansi Buruh Menggugat, Jamaludin, mengatakan persoalan perburuhan saat ini sangat menjerat kaum pekerja. Sistem kontrak dan outsourcing yang diatur Undang Undang Ketenagakerjaan di Indonesia memungkinkan pengusaha mempekerjakan buruh dengan dalam ikatan kontrak.
"Padahal, mereka bekerja untuk jenis pekerjaan yang terus menerus. Nasib buruh begitu gampang terpuruk gara-gara ikatan kontrak tidak diperpajangan atau perusahaan memandang tidak perlu lagi outsourcing," katanya.
Penasihat Aosiasi Pengusaha Indonesia Wiem Patiradjawane mengatakan, mendukung upaya buruh untuk mendapatkan hak-haknya. Ia meminta agar pengusaha memandangn buruh sebagai mitra. "Jangan pandang pekerja sebagai
beban. Kalau pekerja sejahtera, perusahaan akan lebih banyak untungnya karena produkstivitasnya naik," katanya.
Sunudyantoro
INDEKS BERITA LAINNYA :
|