|
Jawa Tengah Menolak Ujian Nasional Sekolah Dasar
Sabtu, 05 Mei 2007 | 11:21 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang:
Pemerintah Jawa Tengah meminta Departemen Pendidikan Nasional mengkaji ulang rencana pelaksanaan ujian nasional bagi siswa sekolah dasar yang akan dilaksanakan mulai tahun 2008 mendatang.
"Kami merasa keberatan jika siswa sekolah dasar harus dibebani dengan ujian nasional," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Widadi, di Semarang, Sabtu (5/5).
Menurut Widadi, masa sekolah di SD merupakan masa yang belum bisa lepas dari dunia bermain. "Kami takut, kalau mereka (siswa SD) dibebani ujian nasional, malah tertekan dan tidak bisa berkembang sesuai dengan yang diinginkan," katanya.
Widadi memperkirakan jika ujian nasional SD jadi dilaksanakan, para siswa SD akan terbebani. "Mungkin saja, sejak kelas empat sudah ada beban itu," katanya.
Ketua Komisi Pendidikan DPRD Jawa Tengah M Iqbal Wibisono mengatakan sebaiknya Departemen Pendidikan Nasional secara serius mengkaji ulang tentang rencana ujian nasional SD ini. "Jangan asal emosional dan terkesan melaksanakan proyek saja," katanya kepada Tempo. Iqbal juga meminta agar ujian nasional SD ini jangan hanya sebagai proyek uji coba.
Iqbal mengatakan karena siswa SD masih dalam masa pertumbuhan, sebaiknya tidak dibebani dengan beban yang berat-berat. Menurut Iqbal, jika siswa SD diberi beban yang berat, mereka malah tidak bisa berkembang sesuai dengan yang diinginkan. "Bahkan, bisa saja mereka malah tidak bisa berkembang," katanya.
ROFIUDDIN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|