|
Mayat Korban Mutilasi Ditemukan di Tempat Sampah
Selasa, 05 Juni 2007 | 15:25 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang:Sesosok mayat wanita berusia kisaran 30-40 tahun ditemukan dalam keadaan terpotong-potong di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kecamatan Mijen, Semarang, Selasa (5/6) dini hari.
Mayat yang diduga menjadi korban mutilasi itu belum dapat diketahui identitasnya. Tubuh korban terpotong-potong, mulai bagian kepala, tubuh, kedua tangan hingga kedua kakinya. Sebelum dibuang ke TPA dalam keadaan terpisah, potongan tubuh mayat tersebut diduga telah direbus terlebih dahulu oleh pelaku dengan tujuan untuk menghilangkan jejak.
Mayat ini ditemukan pertama kali oleh dua pemulung di TPA Jatibarang, Warno dan Ma'in. Keduanya kemudian melaporkan adanya mayat ini ke Slamet, salah satu penjaga TPA Jatibarang.
Slamet mengatakan, potongan tubuh korban berupa kedua tangan, kaki sebelah kanan dan kepala ditemukan terlebih dahulu oleh pemulung pada sekitar pukul 01.00 WIB. Paginya ditemukan anggota tubuh lain berupa badan dan kaki sebelah kiri.
“Potongan tubuh itu dibungkus plastik. Dilihat dari bentuk anggota tubuhnya diperkirakan korban berjenis kelamin wanita. Dan potongan tubuh korban sepertinya sudah direbus,” ujar Slamet, Selasa (5/6).
Kepala Satuan Reskrim Kepolisian Wilayah Kota Besar Semarang, Ajun Komisaris Besar Agus Rohmat, mengatakan pihaknya belum bisa mengidentifikasi korban karena kondisi mayat korban yang sudah rusak, sebagian kulit dan dagingnya mengelupas. “Untuk mengidentifikasi korban, kami telah mengirimkannya ke rumah sakit untuk diotopsi,” ujarnya.
Sudarwanto, pemulung lain di TPA Jatibarang yang juga menemukan potongan tubuh korban lainnya mengtakan dirinya penasaran atas potongan lain dari tubuh korban yang belum ditemukan. Ia pun melakukan penyisiran. Tak jauh dari lokasi penemuan pertama, Sudarwanto menemukan potongan tubuh korban lainnya.
Agus mengatakan, dari hasil pemeriksaan otopsi yang dilakukan RSUP Dr Kariadi, petugas medis belum bisa menyimpulkan mengenai kondisi korban. "Petugas baru bisa memberikan keterangan bahwa korban berjenis kelamin wanita dengan usia kisaran 25-40 tahun," katanya.
Rofiuddin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|