Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Petani di Magetan Dilarang Tanam Padi
Rabu, 06 Juni 2007 | 09:28 WIB

TEMPO Interaktif, Magetan:Mengantisipasi ancaman gagal panen, Dinas Pertanian Magetan, Jawa Timur, melarang petani setempat menanam padi sejak Juni ini. Hal ini disampaikan melalui surat edaran maupun penyuluhan secara langsung ke petani.

"Kami minta agar petani tidak memaksakan diri untuk menanam padi. Kami takut bulan ini terjadi pergantian musim dari penghujan ke kemarau," kata Sutasman, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, Dinas Pertanian Magetan, Rabu (6/6).

Akibat pergantian musim, lanjut Sutasman, tanaman padi akan mengalami kekeringan karena kurang pengairan. "Sebagian besar areal sawah di Magetan tergantung dari curah hujan," ujarnya. Berdasarkan data Dinas Pertanian Magetan, luas areal sawah setempat sekitar 12 ribu hektare.

Ia mengatakan petani tak bisa tergantung dari pengairan irigasi maupun sumur pompa dalam karena debit air irigasi maupun sumur pompa saat ini telah mengalami penurunan.

Oleh sebab itu, pihaknya menganjurkan agar petani menanam tanaman bermusim pendek dan tidak membutuhkan pengairan yang banyak. "Seperti jagung dan kacang," ujarnya. Namun. ia mengakui Dinas Pertanian Magetan tidak mampu berbuat banyak jika petani tetap memaksa menanam padi.

Menurut Ketua Kelompok Tani Gading di Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, Magetan, Sudibyo, di daerah setempat petani sudah mulai menanam tanaman palawija. "Ada beberapa yang masih tanam padi. Kami tidak terpengaruh adanya larangan tersebut," tandasnya.

DINI MAWUNTYAS

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 14 Pebruari 2005
Ketidakadilan Lagi bagi Petani  | 08 Desember 1998
Pupuk Mencekik, Gabah Dicekik  | 08 Desember 1998
Risiko Sepiring Frankenfood | 17 Januari 2005
Terbang Lebah ke Timur Tengah | 10 Januari 2005
Yang Cocok, Varietas WL 2265  | 03 November 1998
Dari Gunung Berapi untuk Lahan Gambut  | 30 Maret 1999
Mari Kembali ke Alam  | 05 Januari 1999
Bisnis Sepekan | 25 Oktober 2004
Padi Fatmawati  | 14 Juni 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Temu Wicara dengan Petani Jawa Barat
Ratusan Hektare Sawah di Madiun Tak Produktif
Bupati Tolak Instruksi Pengadaan Benih
Petani Sukoharjo Tagih Jani Bantuan Benih
Petani Bawang Tolak Bawang Impor
Mamuju Terancam Gagal Panen
Pembangun 2 Juta Hektare Irigasi Perlu Segera Diselesaikan
Presiden: Kemajuan Pertanian jangan Hanya Dinikmati Pemodal Besar
Pertanian Diusulkan Menjadi Industri Satu Tahap
Pencetakan Sawah Baru Butuh Rp 200 Miliar
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No. 14 Tahun 2004 Tentang Syariat dan Tata Cara Pengalihan Perlindungan Varietas Tanaman dan Penggunaan Varietas Yang Di Lindungi Oleh Pemerintah
PP RI No. 13 Tahun 2004 Tentang Penanaman, Pendapatan dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial
PP RI No.1 Thn.1980 Tentang Ketentuan Penanaman Papaver, Koka, Dan Ganja
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertanian

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk101393 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Bekasi Kaji Pembangunan Listrik Tenaga Gas
Identitas Korban Danau Sunter Sedikit Terkuak
Air Sudah Genangi Dua Kelurahan di Kota Palu
Tiga Pelajar Tewas Tenggelam
Prostitusi Boker Diduga Dilindungi Aparat Kemanan

<< June,2007>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data