|
Matematika dan Bahasa Inggris Momok Kelulusan Siswa
Rabu, 13 Juni 2007 | 09:04 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Pelajaran Matematika dan bahasa Inggris sampai saat ini masih menjadi pelajaran paling sulit bagi siswa SMA. Ribuan siswa kelas III SMA dan SMK di Yogyakarta, tahun ini banyak yang tidak lulus ujian karena gagal mengerjakan soal-soal kedua pelajaran tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah istimewa Yogyakarta Sugito menjelaskan, berdasar nilai rata-rata ujian nasional untuk tiga pelajaran sebagian besar mencapai standar kelulusan yang ditetapkan pemerintah. Namun, setelah dirinci untuk tiap mata pelajaran, kata dia, siswa banyak yang gagal dalam mengerjakan mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris.
"Kedua pelajaran itu masih menjadi penyebab ketidaklulusan siswa baik tingkat SMA, SMK maupun Madrasah Aliyah," kata Sugito.
Untuk siswa SMA dan Madrasah Aliyah jurusan IPA, nilai rata-rata hasil ujian nasional bahasa Indonesia mencapai 8,02 dengan nilai terendah 3,20 dan nilai tertinggi 9,8. Untuk pelajaran bahasa Inggris, nilai terendah 2,8 dan nilai tertinggi 10,0. Sedang untuk pelajaran matematika, nilai terendah 1,0 dan nilai tertinggi 10,0.
Tingkat SMA dan Madrasah Aliyah untuk jurusan IPS, nilai terendah hasil bahasa Indonesia 2,2 dan tertinggi 9,8. Pelajaran bahasa Inggris nilai terendah 1,6 dan tertinggi 10,0. Sedang untuk pelajaran ekonomi, nilai terendah 1,25 dan tertinggi 10,0.
Pengumuman ujian nasional tingkat SMA, MA dan SMK di Yogyakarta dimajukan dari semula 16 Juni 2007 menjadi Rabu (13/6). Jumlah siswa SMA dan Madrasah Aliyah yang mengikuti ujian nasional di Yogyakarta sebanyak 20.872 orang. Sebanyak 19.544 siswa lulus dan 1.328 siswa gagal.
Syaiful Amin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|