Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bupati Purwakarta Desak Pengumuman Ujian Paket B Dipercepat
Rabu, 27 Juni 2007 | 12:23 WIB

TEMPO Interaktif, Purwakarta:Bupati Purwakarta Lily Hambali Hasan mendesak Pusat Penelitian Pendidikan mempercepat waktu pengumuman kelulusan peserta ujian kesetaraan Paket B. Ini demi kepentingan pendaftaran para siswa peserta ujian Paket B ke jenjang sekolah lanjutan atas. "Supaya mereka bisa memiliki kesempatan sama dengan mereka yang lulus UN (ujian nasional) dalam memperoleh hak melajutkan sekolahnya," kata Lily di Purwakarta,Jawa Barat, Rabu (27/6).

Sesuai jadwal Pusat Penelitian Pendidikan selaku penyelenggaran ujian kesetaraan, pengumuman kelulusan ujian Paket B rencananya baru akan diumumkan pada 11 dan 28 Juli. Padahal, masa pendaftaran masuk sekolah lanjutan atas seperti SMA, SMK dan Madrasah Aliyah, kebanyakan mulai 2 hingga 6 Juli. "Kami mohon supaya anak kami tak kehilangan kesempatan masuk sekolah negeri," kata Asep Nuron, orang tua siswa yang anaknya tak lulus lalu mengikuti ujian Paket B, mengadukan nasib anaknya kepada Lily saat meninjau pelaksanaan ujian Paket B.

Khusus di Purwakarta, karena bupati yang memiliki kewenangan membuat jadwal penerimaan siswa baru di tingkat SLTP dan SLTA, maka jadwal pendaftaran siswa baru di SLTA kemungkinan akan diundur sampai hasil ujian Paket B diumumkan. "Itu solusi terbaiknya," kata Lily.

Aceng Kuswaya, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah SMP Kabupaten Purwakarta, menyambut baik rencana bupati tersebut. "Kita setuju," kata Aceng.

Menurut Aceng, dari 10.350 siswa SLTP yang mengikuti ujian nasional di Purwakarta, 1.143 atau 11 persen diantaranya tidak lulus. Mereka memanfaatkan ujian kesetaraan Paket B untuk bisa meneruskan di sekolah lanjutan atas.

Nanang Sutisna


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ujian Nasional Memakan Korban
Sebanyak 3.556 Siswa SMP di Sumatera Barat Tidak Lulus Ujian Nasional
10,25 Persen Siswa SMP/MTs se-DIY Tak Lulus Ujian Nasional
20 Siswa Kupang Jadi Tersangka
7.789 Siswa Sumatera Barat Mengikuti Ujian Paket C
Siswa Gagal Ujian Nasional Wajib Ikuti Ujian Kesetaraan
Guru yang Mencuri Naskah Ujian Ingin Seluruh Siswanya Lulus
Lulus Ujian, Siswa SMA Sujud Syukur
Rp 162 Juta untuk Siswa Berprestasi dalam Ujian Nasional
Matematika dan Bahasa Inggris Momok Kelulusan Siswa
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk102651 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< June,2007>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data