Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Solo Butuh 2.650 Rumah Setiap Tahun
Rabu, 11 Juli 2007 | 18:03 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Setiap tahun Kota Solo membutuhkan 2.650 unit rumah baru untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang pertumbuhannya mencapai 2,3 persen. Namun, karena keterbatasan lahan, kebutuhan tersebut sulit dipenuhi sehingga Pemerintah Kota Solo berinisiatif membangun rumah susun.

"Saat ini paling tidak diperlukan sebanyak 13.271 rumah baru sampai lima tahun ke depan agar seluruh warga Solo memiliki tempat tinggal sendiri," kata Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Pemerintahan Kota Solo, Purnomo Subagyo di Solo pada Rabu (11/7).

Menurut Purnomo, selain rumah baru juga diperlukan perbaikan rumah tidak sehat yang setiap tahun jumlahnya sekitar 5.517 unit. Dia mengatakan pembangunan rumah susun sudah dibicarakan dengan Menteri Perumahan Rakyat yang ternyata memberikan dukungan. Pemerintah Kota diminta menyediakan lahannya. "Wali kota sudah menunjuk rumah rusun akan dibangun di Semanggi," kata dia.

Namun, rencana itu ditentang warga di sekitar lokasi. Seratusan orang warga Kampung Kenteng, Semanggi mendatangi kantor DPRD dan Balaikota Solo pada Rabu ini untuk menyatakan penolakan. Para pemrotes ini merupakan penghuni bekas relokalisasi sosial Silir yang sedang berjuang untuk melakukan sertifikasi tanah yang mereka kuasai. imron rosyid

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ada RIA, Ada Risha, Semua untuk Aceh | 14 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 14 Maret 2005
Titik Terang di Seratus Hari | 20 Desember 2004
Kocek Dulu Baru Lokasi  | 20 April 1999
Setelah Mereka Berlayar di Daratan  | 03 November 2003
Bisnis Sepekan | 26 April 2004
Rumah Rp 20 miliar untuk Megawati | 04 Oktober 2004
Kecewa terhadap Pengembang  | 14 Juli 2003
Untuk Dirjen Anggaran  | 02 Juni 2003
Membuang Situ, Mendulang Banjir | 20 September 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mayoritas Bangunan Indonesia Tak Ramah Lingkungan
Presiden : Kami Membangun Tanpa Menggusur
Pengembang Keluhkan Kelangkaan Kayu
Perumnas Minta Pemerintah Tutup Kerugian
Rumah Susun Dicanangkan Maret
Perumnas Bangun Rumah Generik
Pajak Rumah Susun Belum Diputuskan
Skema Baru Rumah Sederhana Ditolak
Kementerian Perumahan Rakyat Tidak Bangun Rumah
Pemerintah Tolak Usul Jamsostek
> selengkapnya...

Referensi

PENJELASAN KHUSUS SEKTOR PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk103549 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Mobil Pengambil BLT di Subang Terguling
Perda Peredaran Hasil Hutan Ditolak
Jawa Barat Lanjutkan Program Subsidi Kedelai
Hermawan Sulistyo Galang Golput Di Jawa Timur
Ralahalu-Assagaf Unggul dalam Pilkada Maluku

<< July,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data