|
Nasib Pasar Turi Menunggu Kajian Tim ITS
Rabu, 01 Agustus 2007 | 14:56 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Nasib pedagang Pasar Turi Surabaya bergantung pada hasil kajian tim dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya terkait kondisi gedung yang terbakar.
“Kita masih menunggu penelitian dari ITS. Kalau mereka (ITS) menyatakan gedung masih aman, ya kita tidak perlu repot untuk membangun kembali,” ujar Kepala Bapeko Pemerintah Kota Surabaya Tri Siswanto, ketika menemui ratusan pedagang pasar yang berunjuk rasa di Kantor Wakil Kota Surabaya, Rabu (1/8).
Pedagang mendesak Pemerintah Kota Surabaya tidak membangun ulang gedung pusat grosir tertua di Surabaya tersebut. Mereka hanya menginginkan gedung direnovasi sehingga bisa segera ditempati kembali seperti sediakala.
Pedagang juga memberi tenggat waktu kepada pemerintah setempat selama dua hari untuk segera membersihkan pasar. “Sudah seminggu kami tidak berjualan. Jadi dalam waktu dua hari pasar sudah harus bersih dan akan segera kami tempati lagi,” imbuh Joko.
Sementara, pemerintah setempat juga sudah mendesak tim ITS segera menyerahkan hasil kajiannya, sehingga langkah pemulihan Pasar Turi segera bisa diputuskan.
Sementara, Pemerintah Kota Surabaya juga sudah menyepakati tempat penampungan pedagang di lahan milik PT Kereta Api yang berada tak jauh dari kawasan Pasar Turi. “Kami juga sudah mulai melakukan negosiasi harga sewa lahan kepada PT KA di Jakarta,” kata Wali Kota Surabaya Bambang DH.
Rohman Taufiq
INDEKS BERITA LAINNYA :
|