|
Peminat Rusunawa di Sukoharjo Tinggi
Sabtu, 04 Agustus 2007 | 09:15 WIB
TEMPO Interaktif, SUKOHARJO:
Peminat rumah susun sederhana sistem sewa (Rusunawa) di Kabupaten Sukoharjo cukup tinggi. Meski belum selesai pembangunannya, jumlah pemesan yang sudah menunggu untuk menyewa rusun bertipe 21 itu sudah membludak.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sukoharjo, Bambang Haryanto, masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai penyewa mencapai 180 orang, padahal hanya ada 96 unit yang ditawarkan untuk disewakan.
"Nanti akan dilakukan seleksi dulu. Bagi masyarakat yang belum mendapatkan, akan dibangunkan lagi rusunawa baru," kata dia kepada TEMPO.
Penyelesaian pembangunan rusunawa di Sukoharjo sendiri molor dari rencana. Sedianya rusunawa yang dibangun dalam dua blok dan empat lantai ini selesai bulan Juli lalu, namun hingga belum kelar.
Menurut Bambang, masih diperlukan waktu sekitar 1 bulan untuk menyelesaikan proyek pembangunan tersebut karena saat ini pembangunannya sudah mencapai 10 persen. Bambang mengatakan, seluruh biaya pembangunan yang mencapai Rp 6,9 miliar berasal dari APBN.
Pemerintah daerah hanya menyediakan lahan, yang luasnya mencapai 1,6 hektar. "Rencananya memang akan untuk 3 rumah susun," ujarnya.
Rusunawa pertama di Sukoharjo itu ditujukan untuk masyarakat pekerja berpenghasulan rendah. Sukoharjo memang banyak ditinggali pekerja pabrik karena di daerah itu banyak pabrik besar berdiri.
Menurut Bambang, rumah susun tersebut ditawarkan dengan harga sewa tidak lebih dari Rp 100 ribu. Pemerintah, kata dia, tidak mengejar pendapatan dan harga sewa tersebut adalah untuk menutup ongkos operasional.
imron rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|