|
Tiga Pejabat Akan Mendapat Gelar Doktor Kehormatan
Sabtu, 04 Agustus 2007 | 15:55 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang:Universitas Diponegoro Semarang berencana memberikan gelar doktor kehormatan (doktor honoris causa) lagi kepada tiga pejabat negara, setelah hari ini (4/8) memberi gelar pada Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.
Ketiga orang tersebut adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Taufiq Effendi, Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto, dan Kepala Kejaksaan Agung RI Hendarman Supandji.
Rektor Universitas Diponegeoro Susilo Wibowo mengatakan rencana pemberian gelar doktor kehormatan kepada tiga orang tersebut sebenarnya sudah lama dibahas. "Tapi karena mereka sibuk-sibuk, maka membutuhkan proses agak lama. Kalau mereka sudah siap akan segera kita anugrahkan," ujarnya usai penganugrahan gelar doktor kehormatan kepada Gubernur Sutiyoso hari ini.
Susilo mengatakan kemungkinan besar Mardiyanto yang akan mendapatkan giliran pertama berdasarkan kesibukan mereka. "Kalau Hendarman kan lagi sibuk urus (penegakan) hukumnya," kata Susilo.
Susilo tidak menjelaskan alasan memberikan gelar doktor kehormatan kepada tiga orang tersebut. Menurutnya, gelar doktor kehormatan ini merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para tokoh masyarakat yang berjasa. "Tapi harus melalui pertimbangan yang matang dan panjang," katanya.
Selain tiga nama di atas, pihaknya juga berpikir untuk memberikan gelar doktor kehormatan kepada Sigit Pramono, Ketua Ikatan Alumni Universitas Diponegoro sekaligus Direktur Utama BNI. "Kalau yang ini masih menunggu waktu agak lama lagi, mungkin belakangan aja," katanya.
Hingga kini Universitas Diponegoro telah memberikan gelar kepada lima orang. Mereka adalah Raja Malaysia Ibni Alma, Mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah, dan terakhir Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.
Rofiuddin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|