|
Satu Bayi Kembar Siam Meninggal Dunia
Kamis, 09 Agustus 2007 | 13:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Satu dari dua bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan oleh tim dokter RSUP Sardjito Yogyakarta, Kamis (9/8) dini hari akhirnya meninggal dunia. Bayi kembar siam asal Banjarnegara Jawa Tengah, Sekar dan Bunga yang lahi 23 Juli 2007 itu, sebenarnya telah dipisahkan pada Rabu (8/8). Namun salah satu dari mereka, Sekar, mengalami gangguan jantung dan akhirnya meninggal dunia.
Kepala tim dokter bedah anak RSUP Sardjito, dr Rochadi SpBA menjelaskan, operasi pemisaan terhadap Sekar dan Bunga sempat dipercepat empat hari dari jadwal karena kondisi Sekar yang kritis. Sebelum dioperasi, kata dia, Sekar mengalami penurunan saturasi kadar oksigen dalma jantung dari 80 menjadi 40. Atas dasar itu, kata dia, tim dokter yang berjumlah 40 orang memutuskan untuk mempercepat operasi pemisahan.
"Sebelum operasi dilakukan, tim dokter sebenarnya sudah mengkhawatirkan kondisi Sekar. Dan kekhawatiran kami ternyata terbukti karena kondisi salah satu bayi akhirnya tidak terselamatkan. Sementara untuk kondisi Bunga, sampai saat ini cukup stabil," kata dia.
Ditambahkan Rochadi, setelah berhasil dipisahkan, Sekar hanya mampu bertahan sekitar delapan jam. Sedang untuk Bunga, lanjutnya, tim dokter harus memantau penuh selama 24 jam hingga tujuh hari ke sebulan ke depan. Meski demikian, kata dia, jika kondisi Bunga terus membaik selama seminggu ke depan, kemungkinan besar Bunga bisa melewati masa kritis.
Bunga dan Sekar adalah bayi kembar siam pasangan Sutarwin (29 tahun) dan Ny Eling (31 tahun) warga Desa Punggelan Banjarnegara. Bunga dan Sekar lahir lewat operasi sesar di RSUD Banjarnegara. Kedua bayi itu mengalami torace ompalopagus atau dempet pada dinding dana dan perutnya. syaiful amin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|