|
Warga Solo akan Mendapat Asuransi Kesehatan
Senin, 13 Agustus 2007 | 13:56 WIB
TEMPO Interaktif, Solo: Seluruh warga Kota Solo akan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dengan standar rumah sakit kelas III. Syaratnya, warga tersebut harus mengantongi identitas (Kartu Tanda Penduduk/KTP) Solo dan mengantongi kartu berobat berlangganan yang diterbitkan setelah membayar pendaftaran sebesar Rp 5.000. "Asal ber-KTP Solo bisa mendapatkan kartu berobat berlangganan dan akan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis," kata Reny Widyawati, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat, Senin (13/7).
Reny mengatakan pelayanan kesehatan gratis ini merupakan salah satu ketentuan yang dimasukan dalam Rancangan Perda Retribusi Pelayanan Kesehatan yang saat ini dibahas dewan. Kartu berobat menjadi langkah awal untuk memberikan asuransi kepada seluruh warga. Pada tahap pertama warga yang menghendaki layanan kesehatan gratis baru ditarik restribusi Rp 5 ribu. "Itu hanya untuk pembuatan kartu, tahap awal belum dikenai premi," ujarnya.
Pemerintah Solo membutuhkan dana sekitar Rp 10 miliar untuk bisa memberikan layanan kesehatan gratis itu. Saat ini, dari 521 ribu penduduk kota Solo masih ada sekitar 343.325 orang yang belum memiliki jaminan pemeliharaan kesehatan. Selebihnya, adalah PNS dan pensiunan yang sudah menerima layanan Askes serta penduduk miskin yang terdaftar sebagai pemegang kartu Askeskin. "Siapapun warga Solo, tidak pandang bulu penghasilannya bisa mendapatkan jaminan kesehatan gratis tetapi standarnya adalah standar pelayanan Askeskin," kata Reny.
Model pemeliharaan kesehatan ini direncanakan akan terus dikembangkan. Warga tidak sekedar membayar uang penganti pembuatan kartu berobat tetapi juga menyetorkan premi asuransi kesehatan. Menurut Reny, seluruh rumah sakit di Solo akan menjadi rujukan bagi pemegang kartu berobat. "Dengan kartu berobat, tidak lagi dipungut biaya saat harus dirawat," ujarnya.
Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|