|
Jawa Barat Usulkan Pembangunan Kampung Asia-Afrika
Senin, 13 Agustus 2007 | 18:52 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Pemerintah Jawa Barat sedang mengusulkan pembangunan daerah wisata yang terdiri dari anjungan negara-negara anggota Asia-Afrika. “Satu kampung dengan kekhasan negara masing-masing,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat I Budhyana di Bandung, Senin (13/8).
Dalam usulan itu, kata Budhyana, tempat wisata tersebut memiliki luas sedikitnya 150 hektare. Masing-masing anjungan kira-kira satu hektare. “Sisanya untuk fasilitas umum, MICE (meeting, incentive, convention/conference and exhibition), dan untuk mempromosikan negara masing-masing,” ujar Budhyana.
Menurut Budhyana, rencana ini diusulkan untuk menunjang target perolehan wisatawan di Jawa Barat. Bandung sebagai ibu kota Jawa Barat selama ini sudah terkenal sebagai kota tempat berkumpulnya negara Asia Afrika. “Jadi, secara emosional mereka ada keterikatan,” katanya.
Budhyana menambahkan, pihaknya sudah membicarakan hal ini dengan Departemen Luar Negeri, khususnya Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik. “Sambutannya sangat baik, bahkan ada usulan untuk membuatnya bersama-sama antara Deplu, Pemprov Jawa Barat, dan Pemkot Bandung,” katanya.
Jawa Barat mentargetkan kunjungan wisata sebanyak 41 juta orang sampai tahun 2010. Untuk mengejar target ini, kata Budhyana, pihaknya sudah mempromosikan Jawa Barat kepada 12 negara. “Antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Aljazair, Libya, dan Afrika Selatan,” katanya.
Rana Akbari Fitriawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|