|
Purwakarta Tunda Konversi Minyak Tanah ke Elpiji
Selasa, 14 Agustus 2007 | 13:46 WIB
TEMPO Interaktif, Purwakarta:Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menunda pelaksanaan konversi minyak tanah ke elpiji sampai batas waktu yang belum ditentukan. Bupati Purwakarta, Lily Hambali Hasan menyatakan kalau dirinya sudah melayangkan surat pernyataan penundaan pelaksanaan konversi kepada Pertamina, Direktur Jenderal Migas, Gubernur Jawa Barat, dan Hiswana Migas Pusat.
“Kita meminta penundaan pelaksanaan saja,” kata Lily, Selasa (14/8).
Menurut Lily, ada beberapa alasan kenapa pemerintah Purwakarta meminta penundaan konversi tersebut. Di antaranya, kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk daya beli yang rendah.
Alasan lain, kultur masyarakat yang relatif belum siap, belum dilaksanakannya upaya sosialisasi, dan aspek gejolak masyarakat yang akan timbul akibat kelangkaan
atau bahkan tidak tersedianya minyak tanah seperti yang terjadi di beberapa daerah yang sudah melaksakan program konversi. "Coba saja lihat kasus di Depok dan
Tangerang, banyak yang menjadikan kompor dan tabung gas sebagai tabungan saja," ujar Lily.
Lily mengharapkan, program konversi diberlakukan dengan cara yang baik dan bertahap. "Sosialisasinya benar dan jelas, pemberlakuannya bertahap," kata Lily. “Bukan dengan cara-cara seperti yang terjadi sekarang, seolah-olah masyarakat merasa dipaksa, sehingga malah menimbulkan gejolak di sana-sini,” ia menambahkan.
Nanang Sutisna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|