|
Empat Rumah Sakit Daerah di Jember Terancam Bangkrut
Selasa, 14 Agustus 2007 | 16:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jember:Empat Rumah Sakit Umum Daerah yang ada di Kabupaten Jember terancam bangkrut. Sejak Maret hingga Juli, klaim asuransi kesehatan untuk masyarakat miskin (Askeskin) belum juga cair.
Data yang diperoleh di kantor Pemerintah Kabupaten Jember menyebutkan, klaim Askeskin mulai Maret - Juli untuk RSUD dr. Soebandi Jember mencapai Rp 7,8 miliar, RSUD Paru-Paru Rp 950 juta, RSUD Balung Rp 964 juta, dan RSUD Kalisat sebesar Rp 319 juta.
Karena klaim yang belum cair tersebut, biaya operasional di empat rumah sakit tersebut terganggu, bahkan saat ini nyaris bangkrut. "Harus ada solusi untuk masalah ini," kata Direktur RSUD dr Soebandi, dr Cholid Bahtir, Selasa (14/8).
Untuk mempertahankan pelayanan pada pasien, selama klaim tersebut belum cair, pihak rumah sakit menggunakan biaya operasional. "Tetapi kita tidak bisa terus menerus melakukan itu," tegas Cholid.
Asisten II Pemerintah Kabupaten Jember, HM. Fadallah menyatakan, pemerintah akan mencarikan pinjaman guna menutupi klaim Askeskin tersebut. "Sembari menunggu PT Askes Jember menagih pada Askes pusat," kata Fadallah.
Sejauh ini, menurut dia, sudah ada sinyal bagus dari sebuah bank di Jember untuk memberikan pinjaman itu. Menurut Fadallah jumlah pinjaman tersebut berkisar antara Rp 3 - 4 miliar. "Tidak sebesar klaim dari rumah sakit. Tetapi minimal kalau bulan ini bisa cair bisa membantu memulihkan keuangan rumah sakit, sehingga pelayanan tetap prima," katanya.
Mahbub Djunaidy
INDEKS BERITA LAINNYA :
|