|
Polisi Belum Temukan Indikasi Sabotase Kasus Gumarang
Selasa, 14 Agustus 2007 | 18:29 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang: Kepolisian Resor Grobogan, Jawa Tengah belum menemukan indikasi sabotase dalam kecelakaan kereta Gumarang rute Surabaya-Jakarta pada Ahad malam lalu. Hasil pemeriksaan intensif enam saksi kemarin menunjukkan pemotongan rel sepanjang lima meter merupakan kriminal murni pencurian rel.
“Kami belum menemukan indikasi sabotase," kata Kapela Polres Grobogan Ajun Komisaris Besar Frederik Kalalembang di Grobogan pada Selasa (14/8). Kesimpulan sementara ini menepis dugaan PT Kereta Api Daerah Operasi IV Semarang sebelumnya yang menyatakan ada unsur sabotase dalam kasus ini.
Menurut juru bicara PT Kereta Api Daerah Operasi IV Semarang Warsono, motif sabotase itu terlihat dari rel yang dipotong ditinggal begitu saja di tempat kejadian. Selain rel, besi pengait rel juga hilang yang mengindikasikan pelaku memahami lika-liku kereta api. Akibat rel terpotong ini, dua gerbong anjlok dan 12 orang mengalami luka.
Meski sudah memeriksa enam saksi selama dua hari, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Enam orang yang diperiksa masih berstatus saksi. Dari enam saksi, empat di antaranya merupakan pegawai PT Kereta Api Indonesia yang bertugas sebagai pengontrol rel.
Adapun dua saksi lain merupakan warga di sekitar lokasi kejadian yang dianggap mengetahui peristiwa tersebut. “Pemeriksaan masih berlangsung,” kata Frederik. Pemeriksaan enam saksi ini berlangsung di Markas Polsek Tegowanu, Grobogan. rofiuddin | sohirin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|