|
Ratusan Pengguna Komputer Protes Sweeping Piranti Lunak Illegal
Rabu, 15 Agustus 2007 | 20:38 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Ratusan massa yang mengaku sebagai pengguna komputer di Kota Solo, Rabu (15/8) menggelar unjuk rasa memprotes sweeping piranti lunak ilegal yang dilakukan aparat kepolisian. Mereka melakukan pawai kendaraan bermotor ke Gedung DPRD Solo.
Pengguna komputer yang tergabung dalam dalam Masyarakat Pengguna Komputer Surakarta (Mapkos) mendesak agar aparat kepolisian menghentikan sweepin dan razia terhadap piranti lunak ilegal. “Karena telah membuat ketakutan bagi pengusaha kecil di bidang komputer untuk berusaha,” kata Koordinator Mapkos, Bagus Sriharjo.
Menurut Mapkos akibat ketakutan yang dialami pengusaha kecil di bidang komputer seperti rental, pengetikan dan warnet, masyarakat yang akan menggunakan jasa komputer paling dirugikan. “Rakyat butuh makan, rakyar inigin Cerdas, Mengapa harus di-sweeping,” tanya Mapkos seperti tertulis dalam poster yang mereka usung.
Mapkos menilai Polisi tidak berhak untuk melakukan penyitaan terhadap komputer yang menggunakan piranti lunak ilegal. Penyitaan hanya bisa dilakukan apabila komputer itu digunakan untuk perbuatan kriminal. “Pemilik komputer berhak mempertahankan barangnya yang dibeli secara legal,” kata Bagus.
Sejak Polda Jawa Tengah menggelar Operasi Candi HAKI 2007-08-15 Kepolisian Wilayah Surakarta telah menyita sedikitnya 20 unit CPU (central processing unit) komputer, berisi program tanpa lisensi resmi. Selain itu, polisi juga menyita sedikitnya 11.961 keping VCD non-original dan beberapa mesin play station lengkap dengan CD game non-original.
Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|